Tanggul Penguat Tebing diLarang Roboh

20160817_082726

Banniq.com.Pasangkayu

Tanggul penguatan tebing Sungai Lariang di Kabupaten Mamuju Utara (Matra), Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) yang berlokasi di Wilayah Desa Lariang, Kecamatan Tikke Raya ambruk alias runtuh.

Proyek yang menelan anggaran miliaran rupiah dari dana APBN tahun 2014 itu diduga dikerjakan tidak sesuai bestek sehingga tidak dapat bertahan dan berdayaguna dari ganasnya Sungai Lariang.

Menurut warga setempat, tidak bertahan dan mudahnya ambruk tanggul yang dibangun oleh Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang Makassar dari arus sungai itu diduga karena materialnya hanya diletakkan begitu saja tanpa menggali dasar tanggul yang ada didalam sungai.

” Diduga material batu gajah hanya diletakkan begitu saja tanpa menggali dasarnya, makanya proyek yang dikerja oleh Balai Pompengan Jeneberang ini tidak dapat bertahan dari arus sungai,” ungkap Malik warga setempat melalui via selulernya pekan ini.

Pasca ambrolnya tanggul penguatan tebing Sungai Lariang beberapa waktu lalu itu membuat warga yang berada di bantaran Sungai Lariang mulai merasa was-was. Dikhawatirkan pemukiman dan lahan mereka akan kembali tergerus erosi.

” Pasca robohnya tanggul itu beberapa waktu lalu, kami mulai merasa was-was. Kalaw datang banjir dapat dipastikan erosi akan melumat semua lahan milik warga yang ada di bantaran sungai ini,” tuturnya.(joni)

Berita Terkait: