3000 Aparat Gabungan Polri Dan TNI Siap Amankan Rekapitulasi Perhitungan Manual Hasil Pilgub Sulbar

 

FB_IMG_1487934665072

Banniq.com.Sulbar

Jaminan Terciptanya kondisi keamana yang kondusif, jelang Rekapitulasi, pehitungan manual perolehan suara pilgub sulbar yang akan digelar Minggu,26 sampai Senin tanggal 27 Februari, di D Maleo Hotel, disampaikan oleh Kapolda Sulbar Brigjend Pol Nandang,MH  di sela Apel Konsolidasi Kesiapan Pengamanan Rakap Suara tingkat Provinsi 2017. , Jumat (24/2/17) sekitar pukul 08.00 Wita di jl Yos Sudarso tepatnya di depan Hotel D’ Maleo. dihadiri oleh Forkopinda Sulbar, Ketua KPU Prov. Sulbar, Ketua Bawaslu Prov. Sulbar, Kabinda Prov. Sulbar, Kepala Badan Narkotika Sulbar, Para pejabat utama Polda Sulbar, Dandim 1418 Mamuju, Kapolres Mamuju dan seluruh peserta apel konsolidasi.

Dikatakan Nandang  bahwa Kegiatan ini di tujukan untuk melihat sejauh mana Proses yang telah dan akan kita laksanakan secara terpadu antara TNI, Polri, Pemda, penyelenggara Pemilu dan seluruh masyarakat Sulbar pada Khususnya.

Pola pengamanan yang telah dilakukan tentu secara keseluruhan belumlah sempurna namun akan menjadi perbaikan dari pengamanan yang akan kita kaksanakan selanjutnya. Khusnya pada pengamanan Rapat Pleno Rekapitulasi hasil penghitungan Suara tingkat Provinsi.

Secara umum situasi kamtibmas Wilayah Sulbar tetap dalam keadaan aman dan kondusif hal itu terlihat dari kegiatan masyarakat yang masih berjalan normal dengan menjalankan rutinitas sebagaimana biasanya, semua itu tidak terlepas dari segala upaya dan doa yang kita panjatkan disetiap akan melaksanakan tugas.

Alhamdulillah tidak ada kejadian yang menonjol yang terjadi dan langsung mengganggu kegiatan pilkada. Hal tersebut menunjukkan bahwa tingkat kedewasaan dan kecerdasan masyarakat di sulbar tidak diragukan lagi dalam melaksanakan pesta demokrasi. Selain itu netralitas TNI/Polri serta penyelenggara pemilu dalam melaksanakan pilkada turut memberikan konstribusi positif sehingga pemilukada berjalan aman, tertib dan lancar hingga saat ini.

Saya harapkan kebersamaan dan keterpaduan fungsi, peran dan tanggung jawab kita masing-masing dapat teta terwujud dan terlaksana serta terpelihara pada kegiatan yang akan datang demi untuk memberikan kontribusi yang baik bagi keamanan dan kesejahteraan masyarakat di sulbar pada khususnya.

Selanjutnya kegiatan dilanjutkan dengan Patroli secara terpadu TNI/Polri beserta instansi terkait dengan kekuatan skala besar sebagai monitoring untuk memantau keamanan dan ketertiban masyarakat agar tetap kondusif.

Usai Patroli bersama, Karoops & Kasat Brimob Polda Sulbar memberikan penjelasan terkait Pola pengamanan dan Pelibatan TNI beserta instansi terkait dalam Ploting pengamanan dalam rangka Rapat Pleno Rekapitulasi Suara pemilukada serentak 2017 tingkat Provinsi di Sulbar.

Sementara itu Koor Ops Polda Sulbar Kombes Pol Yohanes Soeharmanto, SIK menambahkan secara keseluruhan sebanyak 3.000 Personil yang akan dilibatkan pada pengamanan rekapitulasi penetapan suara tingkat Prov. Sulbar dengan rincian kekuatan Polda Sulbar 274 Personil, Brimob 350 Personil, TNI 700 Personil, Polres Jajaran masing-masing 2/3 dari kekauatan yang ada, Satpol PP 1 Peleton, Dishub 1 Peleton dan Damkar 1 Peleton. jumlah kekuatan satu peleton setara dengan 30 orang.

Lebih lanjut ditambahkan namun untuk kekuatan yang di fokuskan pada pengamanan rekapitulasi Suara di tingkat prov. Sulbar, yang diterjungkan hanya sebanyak 1115 Personil sedangkan sisanya Stanbay di masing-masing wilayah tugas sebagai bentuk antisipasi jika terjadi sesuatu yang tidak di inginkan.,” Pungkasnya.(samad)

Berita Terkait: