ABM Harap DRD Berkontribusi Maksimal untuk Bangun Sulbar

Banniq. Com.Sulbar., — Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar mengukuhkan Dewan Riset Daerah (DRD), Majelis Pertimbangan dan Tim Pengendali Provinsi Sulawesi Barat masa bhakti 2018-2022. “Akhir-akhir ini saya melihat banyak yang sarjana tetapi kualitas masih di bawah standar dan hampir juga anak-anak kita diperguruan tinggi hanya sedikit yang tersaring,” ucap Ali Baal usai mengukuhkan Anggota DRD Sulbar.

Lanjut dikatakan ABM, pembangunan Sulbar di tahun 2019 adalah membangun infrastruktur untuk peningkatan kesejahteraaan masyarakat. Untuk itu, diharapkan ada masukan yang proposional dari Dewan Riset Daerah dan Majelis pertimbangan serta Tim pengendali mutu Provinsi Sulawesi Barat.

“Dengan pengukuhan ini, semua elemen yang ada segera melakukan kegiatan sesuai tugas dan fungsi sehingga ke depan, sehingga provinsi ini menjadi lebih maju dan kita dapat memberikan yang baik kepada masyarakat. Saya sebagai Gubernur berharap masukan dari tim yang terhormat ini sebagai bahan pertimbangan dalam kegiatan selanjutnya, dasar riset dan kajian tentu hasil yang diperoleh menjadi lebih maksimal dan disarankan manfaatnya oleh masyarakat, ”timpalnya.

Di tempat yang sama, Ketua Dewan Riset Nasional, Zulfajri Basri Hasanuddin mengatakan, negara-negara didunia ini SDM nya minim, contohnya, di Singapura  yang kecil tetapi dapat berkembang karena dia menguasai inovasi.

“Dewan Riset Daerah Sulbar diharapkan bisa berperan aktif membantu Pemprov Sulbar dalam merumuskan kebijakan inovatif dan bukan jadi pelaksana atau bukan penyedia jasa riset yang di danai APBD Provinsi. Riset itu kunci dari kemajuan suatu bangsa tanpa riset tidak dapat berkembang” ujar Zulfajri.

Dengan adanya dukungan provinsi diharapkan betul-betul bisa menghasilkan sesuatu yang signifikan untuk kemajuan Sulbar.
Ketua Majelis Pertimbangan Daerah Provinsi Sulbar, Basri Hasanuddin menjelaskan bahwa setiap yang di lakukan adalah untuk masyarakat.
“ Kita bantu Gubernur mengoptimalkan daerah ini untuk kemajuan Sulbar,”kata Basri Hasananuddin.

Sementara Ketua Panitia, Muh Jamil Barambangi menyampaikan, dalam peraturan daerah dibentuk penjabaran dari Undang-undang Nomor 18 tahun 2002 tentang penelitian membangun dan penerapan, Undang-undang tersebut mengharuskan setiap provinsi bahkan kabupaten untuk membentuk DRD .
“ Kita berbangga salah satu anggota Dewan Riset Nasional yang berjumlah 60 orang asli Putra/Putri Sulbar,” kata Jamil Barambangi.

Pengukuhan DRD bertujuan mendukung pembangunan daerah setempat dalam lima tahun kedepan yang dituliskan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Provinsi Sulawesi BaratSelain Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar, Ketua Dewan Riset Nasional, Zulfajri Basri Hasanuddin, Ketua Majelis Pertimbangan Daerah Provinsi Sulbar, Basri Hasanuddin, Ketua Panitia, Muh Jamil Barambangi juga turut hadir Ketua DRD, Nur Aksan, Para Tim Pengendali Mutu, Kepala OPD lingkup Sulbar, Para anggota DRD Sulbar serta undangan lainnya. (hms/s).

Berita Terkait: