ABM Pastikan Masyarakat Mamuju Akan Lebih Berdaya Jika Kelak Ia Jadi Gubernur Sulbar

img-20161118-wa0010

Banniq.com.Mamuju

Calon kuat gubernur Sulbar Ali Baal Masdar kembali berdialog dengan sekira  100 Tokoh Masyarakat Dan Tokoh Agama  dari 8 Kecamatan se Kabupaten Mamuju, yang berpusat di Kalukku Kecamatan Kalukku,Kamis 17/11.” Ketua Panitia, H.Amran HB,S.Ag;M.Pd via WA mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan kegiatan yang sudah lama direncakanakan, oleh Tokoh masyarakat dan Toko Agama di 8 Kecamatan meminta untuk menfasilitasi pertemuan dengan Pak ABM. ” Sejak lama para tokoh masyarakat dari 8 Kecamatan di Se Kabupaten Mamuju, yang menjadi peserta minta untuk berdialog dengan Pak ABM untuk membicarakan berbagai persoalan di Kabupaten Mamuju, dan pada hari ini kami telah menfasilitasi pertemyan ini, dan sambutan para tokoh tersebut sangat luar biasa,” Beber Amran.

Dalam dialog tersebut  ABM menguraijan  bahwa dalam konteks  pembangunan khususnya pwmbangunan di Sulbar, ada 3 komponen yg harus bersatu dan bersinergi agar dapat mewujudkan cita-cita para pejuang  sulbar untuk menjadukan Sulbar sebagai Provinsi yang maju dan malaqbi, yakni ,  Rakyat/masyarakat, pengusaha dan pemerintah. Hari ini yang  mengendalikan  ekonomi  adalah para  pengusaha dan pemerintah, itupun pengusaha hanya pengusaha pengusaha tertentu masyarakat masih  berada pada posisi yang masih perlu diberdayakan. Ditambah lagi dalam situasi Pilkada saat ini kata ABM masyarakat cenderung ditekan sehingga masyarakat di Mamuju ini kian tak berdaya.” Kami ingin jika nanti Allah Subhanahuataalah memberkati Kami Saya dan Bu Enny menjadi Gubernur dan Wakil Gubernyr Sulbsr, untuk lebih memberdayakan masyarakat Mamuju secara ekonomi, kami juga akan lebih memberikan kebebasan untuk berdemojrasi tanpa tekanan,” urai Kandidat Gubernur yang dijenal Religius ini.

Oleh karenanya, jika  ABM Enny  dengan didukungan   mayoritas masyarakat mamuju, kata ABM  dirinya bersama Ibu Enny akan memberikan kemerdekaan yang sesungguhnya kepada Masyarakat Mamuju  dalam kaitan pengembanfan ekonomi, dalam tatanan nasyarakat yang malaqbiq mengembangkan budaya Sivali Parriq maupun membuka kesempatan jerja dan peluang usaha sebesar-besarnya kwpada Maysrakat Mamuju. ” Posisi pemerintah sebagai fasilitator, kita tumbuhkan kebebasan kepada masyarakat untuk menjadi subyek pembangunan, dalam tatansn masyarakat yang malaqbiq..menumbuhkan konsep  hidup  Sibaliparriq…dan kita buka peluang usaha sebesar-besarnya kepada masyarakat, agar mereka kuat cecara sosial dan ekonomi,” Pungkas Pengagas Pemberian insentif untuk Imam dan perangkat Mesjid ini, sewaktu dia menjadi Bupati Polman Dua Periode( rils/smd)

Berita Terkait: