Ajak Peserta Pemilu Ciptakan Suasana Sejuk, KPU Sulbar Helat Deklarasi Kampanye Damai

Ketua KPU Sulbar, Rustang,S.Ag Saat menyampaikan Orasi Deklarasi kampanye damai di Anjungan Pantai Manajarra Mamuju(photo: dok)
BANNIQ.COM. Sulbar. Menandai dimulainya tahapan kampanye Pemilihan Umum Tahun 2019, di provinsi Sulbar, Hari ini Minggu (23/9/2018) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulbar menggelar deklarasi kampanye damai yang dihadiri Gubernur Sulbar, Drs.H.Alibaal Masdar, Kapolda Sulbar, Brigjen Pol Baharuddin Djafar, Danrem 142 Tatag, Pimpinan Partai Politik se Sulbar, diantaranya Ketua PDIP, Ir.Agus Ambo Jiwa, Ketua Partai Demokrat Dr.H.Suhardi Duka, yang sekaligus ketua Penenangan Prabowo/Sandy dan beberapa calon  DPD Dapil Sulbar’seperti Nero L Adriani, Almalik Pababari dan Muh.Zakir Akbar.
Melalui sambutannya, Kapolda Brigjen Pol Baharuddin Jafar menyampaikan bahwa menyikapi Pemilu Tahun  2019 semua pihak yang terlibat dalam pemilu juga masyarakat secara umum untuk senantiasa membangun kesejukan dan kedamaian.
Dalam catatan penyelenggaraan Pemilihan Gubernur tahun 2017, berkat kerjasama dengan semua stake holder sehingga penyelenggaraannya mendapatkan prestasi sebagai Gakumdu terbaik di tahun 2017.” Kita ingin kebersamaan dan kerjasama yang telah terbangun selama ini dalam membangun kesejukan dan kedamaian dalam proses pemilihan di Sulbar, dimana pada tahun 2017 mendapatkan prestasi sebagai Gakumdu terbaik dan pilkada serentak tahun 2018 dengan pengamanan terbaik,” Ujarnya.
Gubernur Sulbar, Drs.H.A.Alibaal Masdar saat memberi sambutan di kegiatan Deklarasi kampanye damai(photo:dok)
Untuk tetap merawat kedamaian dan kesejukan dalam pemiliham umum sebut Baharuddin, Polri yang  berdiri pada posisi netral mengajak semua peserta Pemilu untuk berkompetisi secara sehat, saling menghargai, sipakatau dan sipakalaqbi.
“Untuk mewujudkan kesejukan dan kedamaian dalam penyelenggaraan pemilihan sebagaima yang telah tercipta selama ini, mari kita junjung budaya dan kearifan lokal, kita saling menghargai, saling sipakatau dan saling sipakalaqbiq,” Ujarnya.
Di tempat yang sama, Gubernur Sulbar Alibaal Masdar, mengatakan saat ini Indonesia menjadi perhatian dunia, karena baru untuk pertama kalinya, pelaksanaan Pemilu dan pilpres digelar secara serentak, dibalik semua itu pastilah ada plus-minusnya.
Ketua DPD PDIP Sulbar, Ir.H.Agus Ambo Jiwa saat menandatangi ikrar kampanye damai di kegiatsn deklarasi kampanye Damai yang diadakan oleh KPU Sulbar(photo:dok)
” Saat ini Indonesia diteropong oleh dunia, karena baru kali pertama Pemilu dan pilpres digelar serentak, tentu ada plus-minusnya, namun yang terpenting adalah menjaga pemilu tetap dalam suasana damai, menghindari  iri, dengki, karena tujuannya juga untuk sama-sama membangun Sulbar,” Ujarnya.
Anjuran yang sama juga disampaikan Ketua KPU Sulbar, Rustang,S.Ag. dalam orasi deklarasi kampanye damai yang disampaikannya, Rustang menggaris bawahi tiga poin yang harus dihindari dalam proses pemilu dan pilpres, yakni Politisasi Sara, Berita bohong atau hoaks dan money politik, bahkan Rustang lebih menegaskan bahwa terkait  Money politik  telah ditegaskan dalam ajaran islam bahwa pemberi dan penerima sama-sama masuk neraka.
” Terkait money politik, ajaran islam mengaskan bahwa yang memberi dan menerima itu sama-sama masuk neraka, untuk kita harus menghindarinya,” Ujarnya.
Selain Money politik, Dalam ajaran islam juga mengatur tentang bagsimana menghindari berita Bohong atau hoaks.” Islam juga mengajarlan bilamana kita menerima sebuah berita maka jangan langsung dipercaya, tetapi ditabayyuni (diperjelas) dulu,” Timpalnya.
Secara teknis terkait pelaksanaan kampanye, sesuai Peraturan Perundang-undangan, untuk kampanye seperti penyebaran peraga, pertemuan terbatas dan rapat akbar yang dibolehkan saat ini, namun untuk kampanye melalui media massa, baik cetak, elektronik dan media jaringan nanti dibolehkan pada tanggal 24 Maret nanti.
” Sesuai peraturan perundang-undangan bentuk kampanye yang dibolehkan seperti Penyebaran peraga, Pertemuan terbatas maupun rapat akbar, namun melalui media massa nanti dibolehkan pada tanggal 24 Maret, sebelum tanggal itu adalah pelanggaran,” Pungkasnya.
 
Merespon deklarasi kampanye damai yang digelar KPU Sulbar Ketua DPD PDIP Sulbar, Ir.H.Agus Ambo Jiwa mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut, Kata dia masyarakat, petugas keamanan, penyelenggara dan peserta Pemilu harus secara bersama-sama membangun dan menciptakan suasana damai dalam proses Pemilu.” Mari kita laksanakan pemilu ini, secara damai tanpa sikap permusuhan dan saling menjatuhkan, kami apresiasi kegiatan deklarasi kampanye damai ini,” Pungkasnya.
Dalam kegiatan deklarasi ini, diisi dengan kegiatan Pembacaan ikrar kampanye damai oleh Atlit dayung peraih Medali Perak di Asean Games, Ramlah, Penandatanganan kesepakatan pemilu famai oleh para Ketua Partai, Ketua Tim pemenangan pikpres dan calon anggota DPD Sulbar(smd)

Berita Terkait: