Aliansi Pemuda Dan Mahasiswa Sulbar Tolak Komersialisasi Dan Diskriminasi Pendidikan

img-20161230-wa0042

Banniq.com.Sulbar

-Aksi aliansi Pemuda dan mahasiswa Sulbar mengecam Rektor Unasman terdiri dari FPPI ,PMII, Komkar dan maper dengan jumlah massa puluhan orang dan Dengan titik aksi jalan Ahmad kirang dan berjalan menuju simpang 4 jln sultan hasanuddin,kemudian melakukan orasi ,. Dan sempat memacetkan jln di areal padat lalulintas di jln sultan Hasanuddin kemudian berlanjut ketitik aksi simpan 3 dan 4 jln Ahmad Yani, Aksi solidaritas ini adalah bentuk kecaman terhadap Rektor Unasman DR.Hja Chuduriah Sahabuddin MSi.

Terhadap organisasi rakyat kuasa,FPPI menyebutkan bahwa Rakyat Kuasa adalah PKI dan ISIS, koordinator aksi Edy dalam orasinya menyebutkan bahwa
Rektor Unasman  tidak mencitrakan kepada mahasiswanya sebagai orang yang berpendidikan, karena sesuai  pernyataan Dra,Hj. Chuduria sahabuddin , M,si kata Edy bahwa di rapat pertemuan dengan organisasi intra kampus dan juga dosen pada tgl, 28 Desember 2016 di kampus Unasman polman, Ia menggangap organisasi  cikal bakal PKI atau bahkan bagian dari isis ia pun menyebut nama lembaga RAKYAT KUASA (FPPI) bagian dari itu.

Mahasiswa Unasman di antaranya BEM dan juga HMJ sebelumnya melakukan protes terhadap pihak kampus dengan melakukan aksi, ia menyikapi kebijakan kampus yang menyulitkan mahasiswa yaitu, pertama
di wajibkan membayar uang Rp.200.000 untuk iuran kursus bahasa ingris padahal mata pelajaran bahasa ingris juga ada.
Kedua, soal kursus bahasa ingris itu hanya 1x 1minggu dan hanya 1 jam selama pertemuan berlangsung.
Ketiga, kursus itu hanya di bebankan kepada maba 2016.
Empat, penyampain rektorat pada masa taaruf soal program baru yaitu tentang kursus dan itu di gratiskan tapi anehnya jadi di bebankan kepada mahasiswa 200.000 sampai 4 semester.
Kelima,.Asumsi rektorat di wajibkan karena itu adalah pendamping ijasah.
Sikap mahasiswa ini kemudian di anggap sebagai pemberontak karna melakukan kritikan terhadap pihak kampus yang mengeluarkan kebijakan tersebut, dua mahasiswa yg diantaranya  kader rakyat kuasa(FPPI) yang juga sebagai korlap akan di KD(komisi disiplin) akibat dari mengkritik kebijakan kampus. Kejadian ini kemudian membuktikan adanya diskriminasi terhadap organisasi ekstra kampus dan juga kriminalisasi di dalam dunia pendidikan. kemudian  kepada rektor unasman dengan stetmen yang ia keluarkan, yang katanya ia mempunyai mata mata yang mengatakan bahwa RAKYAT KUASA organ cikal bakal PKI dan ISIS
FPPI (RAKYAT KUASA) beridiologikan PANCASILA dengan NADEMKRA (NASIONAL DEMOKRASI KERAKYATAN) sebagai ASAS pergerakan, telah menjaga keutuhan NKRI di tengah arus globalisasi dari pertarungan 2 idiologi besar dunia, dengan melakukan pengorganisiran di ruang sosial masyrakat bergerak bersama sama petani, buruh, nelayan dll, membangun penyadaran di masyarakat atas situasi dan tatanan politik dan ekonomi dunia. FPPI di deklarasikan akhir November 1998  Muntilan, Magelang, Jawa Tengah. Muhaji Arbiyah, Syafik Alielha, Muhamad Reza Sahib, Rahmat Pasau, Ferry Widodo, yang pernah menjadi Pimnas, dan kini yusri mas’ud yang menjabat sekarang sebagai pimpinan nasional FRONT PERJUANGAN PEMUDA INDONESIA.
Kami dari aliansi okp yg terdiri dari. FPPI, PMII, KOMKAR, MAPER. Menuntut  meminta kepada tektor unasman polman Dra. HJ. Chuduriah sahabuddin, m,si untuk klarifikasi  sesuai dengan pernyataanya yg menuding atas penistaan organisasi, Stop diskriminasi organisasi ekstra kampus, Tolak komersialisasi pendidikan, Tolak pungli di dalam dunia pendidiman, Pendidikan murah(mr/smd)

Berita Terkait: