Amazing, Pakaian Adat Berbahan Kulit Kayu Milik Suku Bunggu di Matra Masih Lestari Hingga Kini

Keterangan: Kaumu perempuan Suku Bunggu di Matra Tengah mengolah kulit kayu sebagai Bahan pembuatan Pakaian adat mereka(photo:jhoni)

Banniq.com.Pasangkayu

Melesatnya  perkembangan zaman yang seolah melebihi kecepatan meteor  saat ini,  tak mampu menggeser kesetiaan suku bunggu terhadap budaya mereka khususnya  pakaian adat kebanggaan mereka yang terbuat dari kulut kayu.

Oleh kaum perempuan Komunitas Suku bunggu yang sebahagian besar mendiami wilayah di desa Kalibamba desa Polewali Kecamatan Bambalamotu saat ini masih aktif membuat  Pakaian Adat mereka yang berbahan lulit kayu tersebut.

Pakaian adat yang terbuat dari kayu jenis malo ( Alnus Serrulatelatin) atau yang juga disebut tea oleh mereka ,  biasa dipakai warga suku bunggu pada saat membawakan tarian adat, selain hari – hari besar pakaian adat tersebut juga di gunakan para tokoh adat setempat untuk menjemput tamu – tamu terhormat dari luar daerah, hal tersebut telah dilakukan oleh warga suku bunggu secara turun temurun./

Inde. misalnya, salah satu dari sekian ibu – ibu suku bunggu yang tinggal di dusun kalibamba mengaku mempertahankan pakaian adat yang tebuat dari kayu karena dijaman sekarang ini sudah kurang generasi penerus suku bunggu yang bisa membuat pakaian yang terbuat dari kayu”. Untuk satu pakaian adat kami   butuh waktu dua sampai dengan tiga hari sebelum di jahit,”  Terangnya.

Guna pelestarian pakaian adat yang unik ini ke depan,  H. Yaumil Ambo Djiwa Wakil Ketua DPRD Mamuju Utara yang juga sesepuh mamuju utara. Berjanji  akan menggandeng Dinas Pariwisata dan Bappeda untuk memberikan pembinaan dan bantuan kepada warga suku bunggu sesuai dengan karakter adat istiadat yang ada di daerah tersebut.” Kami berharap Bappeda dan Dinas Pariwisata Untuk mendukung dan membina warga suku bunggu khususnya pelestarian pakaian adat ini sesuai ciri,corak dan karakter yang dimiliki,” Harapnya.

Terpisah,  Arhamuddin SE. M. Ap. Sekretaris Bappeda Mamuju Uutara. mengatakan, kedepannya akan menjadikan suku bunggu sebagai roll model untuk pembinaan termasuk rumah rembuk, sekolah alam dan karya seni serta baju adat untuk meningkatkan SDM masyarkat suku bunggu”. Terangnya. (Joni/s)

Berita Terkait: