Angkat Swasembada Pangan, Bubati Matra Beri Kuliah Umum Di UMI

img_8206

Banniq.com.Makassar

Masyarakat Matra boleh berbangga, sebabnya pucuk pimpinan kabupaten paling utara Sulbar ini mendapat kepercayaan untuk memberi kuliah umum dihadapan ratusan mahasiswa Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, Jumat 21 Oktober.

Selain bupati Matra, direncanakan juga membawa kuliah umum, Bupati Bantaeng Nurdin Abdullah, Bupati Luwu Timur Thoriq Husler, dan Ketua DPRD Makassar Farouk M Betta, namun bupati Bantaeng dan ketua DPRD Makassar berhalangan hadir pada kesempatan itu. Berlangsung di auditorium al jibra UMI Makassar.

Kuliah umum yang juga dihadiri beberapa kepala SKPD lingkup pemkab Matra ini, mengangkat tema “Akselerasi Swasembada Pangan Menuju Ketahanan Pangan Nasional”.

Dalam kesempatan itu, bupati Matra membeberkan beberapa keberhasilannya selama memimpin Matra, berdasarkan lima indikator dasar. Yakni pertumbuhan ekonomi, pendapatan perkapita, indeks pertumbuhan manusia (IPM), angka kemiskinan, dan angka pengangguran.

Dijelaskan, bahwa selama memimpin Matra, ia mampu membuat angka pertumbuhan ekonomi di Matra tertinggi di Sulbar, jika dirata-rata kan dari tahun 2011 hingga 2015 mencapai 11,4 persen. Ia juga menyebut bahwa angka kemiskinan dan angka pengangguran secara perlahan mampu ditekan.

Ada beberapa sterategi pembangunan yang diterapkannya. Di preode pertama ia fokus pada pembangunan desa melalui program gerakan membangun desa sejahtera mandiri dan bermartabat (Gema d’Smart), program ini untuk mendorong desa melakukan pembangunan secara mandiri berdasarkan asas gotong royong.

Setelah berhasil membangun desa, maka pada periode kedua ini, preoritas pembangunan beralih ke ibu kota Matra. Terutama pada penataan dan ketertiban kota, agar kota Pasangkayu bisa terlihat indah layaknya sebuah ibu kota kabupaten.

“Capaian kemajuan terhadap lima indikator pembangunan itu, selama saya memimpin telah menunjukkan angka yang menggembirakan, dan kami terus bekerja keras agar kesejahteraan masyarakat Matra bisa tercapai” terang alumni fakultas pertanian UMI ini.

Selain memberi kuliah umum, dalam kesempatan itu, bupati Matra dan pihak UMI juga menandatangani nota kesepahaman bersama, yang berisi tentang kerjasama dalam jasa konsultasi dan jasa advokasi, pendidikan dan pelatihan, penelitian dan pengembangan, serta pengabdian kepada masyarakat dan dakwah.(smd/joni)

Berita Terkait: