Antisipasi Meningkatnya Angka Pernikahan Dini, Dinas KB Mateng Andalkan Konseling Teman Sebaya

Kadis KB Perlindungan Perempuan dan Anak, Kab.Mateng,Setya Bero(*)

Banniq.Com.Topoyo.  Angka pernikahan dini yang cukup tinggi di Sulbar, mengharuskan lembaga dan stakeholder terkait untuk mengurangi jumlah pernikahan dini di Sulbar setiap tahunnya.

Tak terkecuali di Kabupaten Mamuju Tengah.Untuk mengurangi tingginya jumlah pernikahan dini di Kabupaten Pemekaran Kabupaten Mamuju ini, Dinas KB Perlindungan Perempuan dan Anak mengandalkan Forum Komunikasi Informasi Remaja(FIK-R) di sekolah-Sekolah, melalui pendekatan komunikasi teman sebaya.” Kita gunakan pendekatan teman sebaya ini, sebagai salah satu cara untuk mengurangi tingkat Pernikahan dini di Mamuju Tengah, karena metode ini cukup berhasil karena anak-anak Sekolah baik SMP dan SMA lebih mudah bercerita ke teman Sebayanya ketimbang orangtuanya,” Tandas Kepala Dinas KB,Perlindungan Perempuan dan Anak Kabupaten Mateng,Setya Bero  Selasa(6/3/2018).

Meskipun di tiap sekolah tersebut juga tetap dikontrol oleh kader KB dari Dinas, sebut Setyabero namun Dinas lebih berkeyakinan dengan pendekatan teman sebaya tersebut.

Selain itu masih Setya, hal tersebut juga menjadi bagian dari  kewenangan KB, karena selama ini di pola fikir masyarakat KB itu hanya mengurusi Alat kontrasepsi, tetapi jauh dari meliputi semua yang termasuk pembangunan keluarga.” Ini juga sebagai pelaksanaan kewenangan KB, karena jangan hanya dilihat KB itu hanya mengurusi Alat kontrasepsi, namun lebih dari  itu semua yang terkait dengan pembangunan keluarga,” Pungkas Kadis yang puluhan tahun bekerja di bidang kesehatan ini(smd)

Berita Terkait: