Awal Tahun, Polda Sulbar Berhasil Ungkap 2 Kasus Penyalahgunaan Narkoba

Banniq.Com.Sulbar. Awal tahun 2018, Polda Sulbar kembali berhasil mengungkap dua kasus Penyalagunaan Narkoba. Kepada puluhan wartawan di kegiatan Press conferens Polda Sulbar,Direktorat Narkoba Polda Sulbar,Kombes Pol  Muh.Anwar didampingi Kabid Humas AKBP Mashura Mappeare,S.IK menguraikan pengungkapan kasus penyalahgunaan narkoba tersebut,Rabu(24/1/2018) yang pertama kasus berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/04/I/2018.Atas tersangka Erw, Anggota Polri Berpangkat Bripka, dan ST yang juga anggota Polri, meskipun akhirnya ST tidak cukup bukti untuk proses penyidikan dan dikembalikan ke Angkum(Atasan Pembinaan Hukum) guna menjalani proses tindakan disiplin.

Kemudian lelaki MD, Pekerjaan Wiraswasta yang bermukim di Jalan Martadinata Mamuju.” Kronologis kejadian, anggota kami menerima informasi bahwa di salah satu rumah di jalan martadinata Simboro sering digunakan transaksi narkoba,jenis sabu, setelah menerima laoran itu Tim Ditserse Narkoba Polda Sulbar melakukan penggerebekan dan ditemukan orang dan barang bukti yang ada kaitannya dengan tindak pidana Narkotika jenis Sabu,” Beber Kmobes Muh.Anwar.

Disebut lanjut Oleh Kombes Muh.Anwar, dari Penggerebekan itu, Anggota Ditserse Narkoba Polda menyita Barang bukti antara lain; satu sendok sabu, satu buah alat hisap (Bong), Satu bungkus Rokok sampoerna yang berisi sachet kosong dan satu unit Hp merek Nokia warna hitam.

” Perbuatan tersangka melanggar pasal 112 ayat (1) Subsideir pasal 127 ayat (1) huruf (a) UU RI Nomor 35 Tahun 2008 Tentang  Narkotika, ancaman  Hukumannya 12 tahun penjara,” Terangnya.

Kemudian untuk Kasus kedua sebut Lombes M.Anwar sesuai Nomor Laporan Polisi, 04/1/2018 dengan tersangka lelaki AS,yang tinggal di Jalan A.Dai Kelurahan Binanga Mamuju.

Kronologisnya masih kata Kombes M.Anwar, Dirserse Narkoba mendapat laporan bahwa di jalan Monginsidi Kelurahan Binanga, Mamuju sedang terjadi penyalahgunasn narkotika.” Atas informasi itu, tim Penyidik Ditserse Narkoba Polda Sulbar melakukan penggerebekan dua orang lelaki dan barang bukti sabu,” Imbuhnya

Dari penggerebekan itu, Kata dia anggota tim Diserse Narkoba menyita barang bulti antara lain; Sekira 100 gram shabu, 1 unit Handpone wana Grey, Uang tunai sebesar Rp.410.000 .” Barang bukti  shabu pada kasus ini lumayan besar dari yang sebelum-sebelumnya, Sekira 100 gram,” Timpalnya.

Modus tersangka mengamankan Barang bukti tersebut kata Kombes M.Anwar, Tersangka menyimpan BB Sabu di dalam lemari di kamar tidur dengan maksud untuk menjual BB Shabu tersebut. Motifnya, tersangka akan menjual BB shabu untuk mendapatkan keuntungan ekonomi.

Kemudian untuk ancaman hukumannya, Papar Kombes M.Anwar, tersangka melanggar pasal 114 ayat (2)  dan pasal 12 ayat (2)  UU Nomor 35 Tahun 2008 Tentang Narkotika” Untuk pelanggaran pasal 114 ancaman hukumannya paling singkat enam tahun dan paling lama 20 tahun, dan untuk pelanggaran pasal 112 memiliki atau menguasai shabu di atas 5 gram ancaman pidananya yakni paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun,” Pungkasnya(smd)

Berita Terkait: