Bambakoro Dalam Kondisi Darurat Abrasi

img_20160902_075146

banniq.com.Matra

Pemukiman warga di Desa Bambakoro, Kecamatan Lariang, Kabupaten Mamuju Utara (Matra), Sulawesi Barat (Sulbar) terancam kehilangan tempat tinggal karena abrasi pantai. Ratusan Kepala Keluarga di Dusun Tanjung Harapan berharapkan Pemerintah tidak tinggal diam dengan kondisi warga disana.

Menurut Kepala Desa Bamabkoro, Akib,As’ad, sekira 130 rumah warga di Dusun Tanjung Harapan saat ini terancam abrasi. Fenomena alam ini kata Akib terjadi sudah sejak lama mengakibatkan separuh dari pemukiman warga disisi utara pantai hilang tergerus gelombang laut.
“ Sudah lama pak abrasi di desa kami ini. Sebelumnya,  disisi utara pantai di daerah muara sungai Lariang, sudah ratusan meter hanyut tergerus gelombang laut. Ini mengakibat sebagian warga kami berpindah rumah untuk menghindari abrasi,” kata Kades Akib di Bambakoro belum lama ini.
Hal senada disampaikan Salihing warga setempat. Ia mengakui telah beberapa kali berpindah tempat untuk menghindari abrasi. Saat ini kata dia, rumah miliknya dan ratusan rumah lainnya kembali terancam. Jika gelombang pasang, air laut masuk kepemukiman bahkan hempasan gelombang masuk kedalam rumah miliknya dan beberapa warga lainnya.
“ Kalau musim pasang, air laut masuk kepemukiman warga, bahkan hempasan gelombang air laut masuk kedalam rumah saya pak,” ucapnya sembari menunjuk batas hempasan gelombang laut yang hanya beberapa meter dari rumah warga.
Sekedar diketahui, Tak hanya abrasi, erosi Sungai Lariang juga yang terus massif disana. Setelah pemukiman warga di Dusun Rodo tergerus pada 2011 lalu, kini akses jalan yang dibiayai oleh APBD juga sudah ludes tergerus dan erosi kembali mengancam salah satu bangunan Sekolah Dasar (SD) di desa tersebut. (Smd/joni)

Berita Terkait: