Bangun Sistim Informasi Pasar yang Berkualitas, Distan Sulbar Gelar Rakor PIP

 

Kadistan Sulbar,Ir.H.Tanawali,M.AP didampingi Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura Ir.Mukhtar, Membuka Rakor PIP Di Kabtor Distan Sulbar(photo:repro)

BANNIQ.COM. Sulbar. Sebagai lembaga yang mengelola pengembangan tanaman pangan dan Hortikultura, Dinas Pertanian tidak hanya bertanggung jawab terhadap peningkatan produktivitas tanaman pangan dan Hortukuktura, tetapi ketersediaan informasi pasar tentang harga komoditas tersebut menjadi bahagian dari Tanggung jawab Distan.

Untuk mengawal harapan tersebut, Distan melalui Bidang Pangan dan Hortikultura, menyelenggarakan Rapat Kordinasi Pelayanan Infornasi Pasar (PIP, Rabu, (4/7/2018) di Aula Distan Provinsi Sulbar, dibuka Kadistan Sulbar,Ir.H.Tanawali,M.AP didampingi Kabid Pangan dan Hortikultura Ir.Mukhtar, dan Kasi Ir.Ramli Bali.

 

Dalam sambutannya, Kadistan Sulbar,Ir.H.Tanawali, M.PA menegaskan bahwa Iinformasi pasar yang berkualitas sangat tergantung dari kinerja dan keseriusan para petugas PIP di daerah.

” Untuk  itu Singkronisasi dengan seluruh lingkup Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura di daerah sangat menentukan di dalam meningkatkan kinerja guna menghasilkan informasi yang berkualitas.,” Terang Kadis yang dikenal demokratis dalam memimpin OPDnya ini.

Pertemuan yang diselenggarakan di Ruang Rapat Dinas Pertanian Provinsi  diikuti oleh lebih dari 30 orang petugas PIP yang menangani  data Tanaman Pangan, Tujuan utama pertemuan ini adalah melakukan evaluasi pelaksanaan pengiriman data Pelayanan Informasi Pasar dan meningkatkan pengetahuan serta ketrampilan petugas PIP dalam upaya mencapai akurasi data.

Ditambahkan Ir.H.Tanawali, Hal ini perlu dipahami bahwa sebagai suatu Unit Layanan Publik Sistem Pelayanan Informasi Pasar memiliki peranan yang sangat strategis.

“Sistim PIP memiliki psran strategis untuk Meningkatkan daya tawar petani serta Memberikan masukan penyusunan kebijakan pemasaran komoditas pertanian, juga meningkatkan arus perdagangan antar daerah, dan Memberikan masukan perencanaan usaha tani yang pada akhirnya akan berdampak pada peningkatan pendapatan para petani.,” Imbuhnya.

Ia juga  menekankan bahwa di dalam meningkatkan kualitas Informasi pasar , data yang tersedia harus terkini, berkesinambungan, berkualitas serta harus valid atau dapat dipercaya, sehingga informasi tersebut benar-benar dapat menggambarkan kondisi yang sesungguhnya di lapangan.(smd)

Berita Terkait: