Bappeda Mateng Kembangkan Cityzen Journalism, Dalam Perencanaan Pembangunan

20161130_171550

Banniq.com.Toppoyo

Upaya untuk menghasilkan Program Pembangunan yang tertuang dalam APBD Setiap Tahun berjalan, senantiasa dikembangkan pola pendekatan maksimal dalam aspek perencanaan.Berdasarkan komponen Penyusunan APBD, Yang mengacu pada prinsip Topdown Dan Button UP, Lembaga Perencana Pembangunan Diharap lebih partisipatif dan aspiratif terhadap keinginan masyarakat.

Atas pijakan tersebut, Bappeda Kabupaten Mateng, Rabu, 29/11, laksanakan Seminar Jurnalistik Dalam Rangka Mendorong Kinerja Pemerintah, khususnya Dalam Proses Perencanaan.Kegiatan yang diikuti Ratusan Peserta yang berasal dari Pekerja Pers yang bertugas Di Mateng, NGO dan Mahasiswa,Dengan presentase Materi Di Sampaikan oleh Kepala Bappeda Mateng, Drs.Sigit dan Pimpinan Redaksi Banniq.com, Abdul Samad,S.Pd., dipandu oleh Iswan,.S.IP sebagai Moderator.

Dalam sambutannya, Sigit menyampaikan terima kasihnya kepada seluruh peserta yang hadir pada kegiatan tersebut, karena kehadiran peserta dalam kegiatan itu kata Sigit adalah bentuk dukungan dan motivasi dari Insan Pers, NGO dan Mahasiswa untuk membangun Mateng secara konprehensif di masa yang akan datang.” Selaku Kepala Badan saya berterima Kasih kepada saudara-saudara yang hadir pada kegiatan ini, dengan kehadiran saudara-saudara ini adalah bentuk dukungan dan motivasi untuk Membangun Mateng yang Lebih konprehensif di Masa yang akan datang,” Terang Sigit.

Tema sentral dari kegiatan tersebut kata Sigit adalah untuk menggugah kesadaran baik Insan Pers, NGO dan Mahasiswa untuk Berperan Aktif dalam proses penyusunan program pembangunan melaluo konsep Cityzen Jurnalism,” Saya mengajak kita semua untuk sama-sama berperan aktif dalam kegiatan penyusunan Program pembangunan melalui konsep Cityzen Jurnalism, jurnalisme warga, baik yang bermedia maupun yang tidak bermedia seperti adek-adek Majasiswa dan LSM,” Imbuh Pejabat senior yang mulanya bertugas di Kabupaten Mamuju ini.

Kemudian dalam aplikasi kerja Jurnalistik khususnya dalam kaitan sinergitas pemerintah, Abdul Samad Selalu Pemateri menyampaikan bahwa Wartwan yang profesional yang punya hubungan baik dengan pemerintah adalah wartawan yang senantiasa mengedepankan Koridor sesuai format jurnalistik yakni menjalankan profesi sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers dan tinduk pada 11 pasal kode etik Jurnalistik.” Dalam rangka Sinerjitas,maka wartawan dalam menjalankan profesinya, harus perpijak pada Undang-Undang, dan kode Etik, dengan demikian hak masyarakat terlndungi tidak diadili oleh Pers,” Tandas Pimred Benia Online Banniq.com ini.

Dalam sesi tanya jawab, Sirajuddin seorang Jurnalis yang bertugas di Mateng menyoal belum sinerginya Pers Dengan SKPD di Mateng, Bahkan Sirajuddin Menyebut Ada kesan diskriminasi dalam memperlakukan wartwan di Mateng.” Kami wartawan yang bertugas Di Mateng, Melihat belum maksimalnya sinergi antara Pers dengan SKPD, bahkan di bagian humas terkesan diskriminatif dalam memperlakukan Wartwan di Mateng,” Pungkas Sirajuddin yang diamini Mustamin yang juga salah seorang wartwan yang bertugas di Mateng(dm/smd)

 

 

Berita Terkait: