Bawaslu,KPU Dan Penyidik BNN Kawal Sampel Rambut Ke Jakarta

busrang-riyandi-20160821_143539

Jakarta.Banniq.com

Tahapan pemeriksaan kesehatan pasangan bakal calon Pilkada Sulbar, mulai dilaksanakan pada Hari minggu, 25/9, Di PCC RSUP Dr.Wahidin Sudirohusodo Makassar.

Pemeriksaan itu sendiri melibatkan Ketiga Lembaga, yakni IDI,BNN dan Himpunan Psikolog Indonesia( HIMPSI).      Guna memastikan pemeriksaan terzebut  dilakukan secara profesional sesuai mekanisme yang ada, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Barat, turut mengawal dan mengawasi proses tersebut.

Ketua Bawaslu Provinsi Sulbar, Busrang Riandy, via WA menginformasikan bahwa pemeriksaan kesehatan paslon berakhir sore kemarin,  selanjutnya paslon tengah mengikuti pemeriksaan dan tes psikologi hari ini.

“Bawaslu Sulbar ditugaskan untuk memastikan apakah pelaksanaan pemeriksaaan kesehatan dilakukan sesuai prosedur yang ada. Saya diamanatkan oleh kawan-kawan Bawaslu untuk mengawal proses pengambilan urine, darah dan rambut yang dilakukan oleh BNN yang dimulai dari test urine dan pengambilan darah serta pencabutan rambut Paslon yang dilakukan secara transparan dan profesional oleh BNN,”ujar Busrang.

Masih kata Busrang bahwa dirinya bersama dengan Komisioner KPU Rehang Masud, serta penyidik dari BNN, mengawal langsung sampel rambut paslon yang dikemas BNN untuk diperiksa di laboratorium BNN di Jakarta.

“Pengawalan sampel rambut Paslon dilakukan oleh KPU dan Bawaslu Sulbar serta penyidik dari BNN, hal ini kita lakukan agar rambut yg akan ditest di Laboratorium BNN pusat, dipastikan milik paslon. Setiap tahapan yg dilakukan BNN tidak luput dari pengamatan Bawaslu, rambut yang dikawal ke Jakarta tersebut dikemas oleh BNN dgn 5 kali dibungkus dan dimasukkan di boks. Jika ada calon yang positif Narkoba maka sesuai ketentuan akan dinyatakan gugur dalam pencalonan dan oleh KPUD dapat meminta calon pengganti kepada parpol pengusung,”timpalnya.

Ia berharap, semua tahapan Pilkada dapat dipatuhi oleh seluruh Bapaslon, dan dilakukan secara profesional dan transparansi oleh pihak penyelenggara dan instansi yang dilibatkan didalam proses tahapan tersebut. Hasil pemeriksaan ini bakal diketahui 2-3 hari kedepan.

“Kami berharap bahwa tahapan pencalonan ini, semua Bapaslon wajib mematuhi dan memenuhi persyaratan administrasi sesuai amanat Undang-Undang, dan menyerahkan ke KPU sesuai batas waktu yang diberikan. Dan terkait pemeriksaan kesehatan yang dilakukan tim IDI, BNN dan HIMPSI, apapun hasil dan rekomendasinya kita harus hormati dan jalankan,”pungkasnya.(smd)

 

 

 

 

Berita Terkait: