Bendera Yang Dikibar Andi Depu Di Tinambung Tahun 1946, Dibentang di Arena Seminar

Keterangan photo: Bendera yang diperkirakan Berusia 71 tahun yang dikibarkan di Tinambung pada tahun 1946,dibentang di Arena Seminar Pengusulan Hj.A.Depu sebagai Pahlawan Nasional di Hotel D Maleo Mamuju(photo:ist)

Banniq.Com.Sulbar.Ada Keharuan diantara suasana yang menegangkan dan merindingkan bulu kuduk Ratusan Peserta Seminar Pengusulan Hj. Andi Depu Sebagai Pahlawan Nasional, di hotel D Maleo Mamuju, Sabtu(23/12/2017) ketika seorang Cucu Hj.Andi Depu Membentangkan Bendara bersejarah yang dikibarkan Oleh Hj.Andi Depu pada tahun 1946 di Tinambung, atas permintaan  Sejarawan Unhas Dr.Suriadi Mappangara, yang menjadi pemateri Seminar Nasional tersebut.

Bendara yang sudah tampak lusuh dan penuh bercak noda pada warna putihnya itu, memiliki panjang lebih dua meter dan lebar sekira 1 meter tersebut, berdasarkan catatan sejarah dalam dokumen Perjuangan Hj.Andi Depu yang ditulis orang berbagai sejarawan, kata Dr.Suriadi merupakan bukti Sejarah atas kesetiaan Hj.Andi Depun dalam mempertahankan Negara Republik Indobesia di Wilayah Mandar.” Tahun pengibaran pertama beera ini di Tinambung oleh Ibu Agung Hj.Andi Depu terdapat Dua versi, ada yang menyebut Tahun 1945 sekitar Oktober, namun yang lebih mendekati Kebenaran yakni pada Tanggal 15 Januari 1946,” Terang Doktor Sejarah berdarah Mandar Soppeng ini.

Perihal keaslian bendera yang dikibarkan pertama pada tahun 1946 tersebut dalam analis Suriadi,  bahwa kemungkinan besar Bendera tersebut adalah bendera yang dijahit di Jakarta dan dibagikan kepada seluruh laskar perjuangan di Indonesia pada waktu itu, atas perintah Presiden Soekarno.”Memang ada catatan sejarah pasca Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, Presiden Soekarno memerintahkan untuk membuat Bendera merah putih dan di Bagikan Ke Seluruh Nusantara, Mungkin saĺah satunya yang dikibar Bu Hj.Andi Depu di Tinambung Tahun 1946 itu, melihat cara jahitnya yang sudah rapi,” artinya tidak dijahit di Mandar,” Timpalnya.

Dokumentasi yang dimiliki oleh Hj.Andi Depu baik dari sumber Dokumen Riri Amin daud, dan Abdul Rahman Hadat yang keduanya adalah teman seperjuangan Andi Depu,merupakan dokumen yang lengkap menerangkan sepak terjang And Depu dalam melawan penjajahan di tanah Mandar.Selain itu sambung Suriadi, Cucu-cucu Hj.Andi Depu juga sangat setia merawat peninggalan Sang srikandi Mandar tersebut.” Saya salut dengan kesetiaan cucu-cucu dari Hj. Andi Depu dalam merawat Peninggalan  dan dokumen Perjuangan beliau, termasuk Bendera tersebut, Semoga dengan dokumentasi pendukung yang sudah final ini, Tahun depan beliau telah dianugerahi Pahlawan Nasional Oleh Presiden RI,” Pungkas Suriadi, Seraya diamini Ratusan Peserta seminar (Sl/smd)

 

Berita Terkait: