BNNP Sulbar Kembali Bekuk 5 Terduga Pelaku Penyalahgunaan Narkoba

Banniq.Com.Sulbar.-Badan Narkotika Nasional Provinsi Sulawesi Barat (BNNP Sulbar) kembali  membekuk pelaku penyalahgunaan Narkoba di Provinsi Sulbar.

Pengungkapan penangkapan pelaku penyalahgunaan Narkoba tersebut disampaikan melakui Pressrelease Badan Narkotika Nasional Provinsi Sulawesi Barat (BNNP Sulbar) di kantornya   Jl.Yos Sudarso Mamuju.Rabu (07/02/2018)

Herman Mattanete selaku Kabid Pemberantasan Narkova BNNP Sulbar dalam Prees rekease tersebut menyampaukan bahwa pihak BNNP Sulbar telah berhasil  meringkus 5 orang Pengguna Narkotika di dua Daerah yang berbeda, satu orang ditangkap dijalan Poros Polewali-Majene (depan pesantren Lampoko,Desa Lampoko kecamatan Campalagian Kabupaten Polewali Mandar dengan tersangka  Abd.Ais.

Dia diringkus  oleh BNNP Sulbar Selasa 30 Januari 2017 pukul 13:30 wita.tersangka  tinggal di Dusun Malise Desa Baru Kecamatan Luyo Kabupaten Polman tersebut berstatus sebagai kurir  dalam jual beli Narkoba antara pemakai dan pemilik barang.

” Dari penangkapan ini, kami mengamankan Barang Bukti berupa satu  paket sedang berisi kristal bening yang diduga Narlotika jenis Shabu berat diperkirakan 50 gram,  satu unit sepeda motor merek yamaha mio warna biru, satu buah Hp kecil lipat merek samsung warnah putih danSatu bungkus obat nyamuk merek Vape,” Terang Herman.

Kepada tersangka sambung Herman, akan dikenakan ancaman hukuman pidana mati,pidana penjara seumur hidup atau penjara minimal 6(enam) tahun dan paling lama 20 ( dua puluh) tahun penjara dan denda paling sedikit 1 Milyar Rupiah dan paling banyak 10 (sepulu) Milyar Rupiah sebagaimana tertuang pada pasal 114 ayat (2) dan pasal 112 ayat (2) undang-undang RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Kemudian Herman juga menjelaskan Modus Operandi pelaku dengan  menyimpan dan menguasai serta berperan sebagai perantara dalam jual beli Narkotika jenis shabu untuk diedarkan diwilayah Kabupaten Polewali Mandar Provinsi Sulawesi Sulbar.
Sedang tersangka 4 lainya yang juga berhasil diringgus BNNP Sulbar,pada Minggu 28 Januari 2017 pukul 13:00 wita dan Rabu 1 Februari 2017 pukul 17:00 wita yaitu berinisial .Yr Alias.BK (37 Th),AI Alias.IL (44 Th),Yr Alias.Ak (34 Th) dan Am
Tersanga .YR Alias.BK (37 Th)  berstatus  sebagai ASN tinggal di jln. Soekarno Hatta kelurahan Karema Kecamatan Mamuju Kabupaten Mamuju berperan sebagai perantara dalam jual beli, tersangka .AI Alias Il (44 Th) pekerjaan wiraswasta tinggal di Jl.Cikditiro Kelurahan Rimuku Kecamatan Mamuju Kabupaten Mamuju berperan sebagai perantara dalam jual beli Narkotika, tersangka .YR Alias .AK (34 Th) pekerjaan wiraswasta tinggal di Jl.Pengayoman Kelurahan Rimuku Kabupaten Mamuju berperan sebagai pemilik barang
dan tersangaka .Am seorang ASN bersatus sebagai yang mengetahui dan menjadi perantara

Jumlah barang bukti yang diamankan BNNP Sulbar saat melakukan penagkapan kepada keempat tersangka tersebut antara lain satu potong pipet plastik yang berisi kristal bening yang diduga shabu, tiga sachet plastik yang berisi serbuk kristal bening diduga shabu dan sejumlah uang tunai sebanyak Rp.1.295.000,-

Berdasarkan pasal 114 ayat (1) dan pasal 112 ayat (1) undang-undang RI No.35 tahun 2009 Tentang  Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 5(lima) tahun dan maksimal 20 (dua puluh) tahun penjara dan denda paling sedikit 1Milyar Rupiah dan paling banyak 10(sepuluh) Milyar Rupiah

Masih kata Herman  modus operandi dari keempat tersangka  yaitu menyimpan dan menguasai serta berperan sebagai perantara dalam jual beli Narkotika jenis Shabu untuk diedarkan diwilayah Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat.

Kemudian tentang Proses Penangkapan 5 tersangka tersebut sambung Herman  berdasarkan laporan masyarakat.” Kami mendapatkan laporan dari masyarakat terkait aktifitas yang dilakukan 5 tersangka, atas dasar itu  BNNP Sulbar langsung melakukan pengintaian dan penangkapan,” Pungkasnya(nhr/s)

Berita Terkait: