Komitmen Bangun Kepulauan Bala-balakang, Bupati Mamuju Realisasikan Pembangunan Sarana Pendidikan dan Pengadaan sarana Transfortasi

Banniq.Com.Mamuju

Menyertai  kunjungan Gubernur Sulbar dan Rombongan  ke Kecamatan Kepulauan Balabalakang, Kamis(2/11/2017), Bupati Mamuju Drs.H.Habsi Wahid,MM menyampaikan ke ribuan   masyarakat yang hadir di  Pulau Ambo sebagai pusat pelaksanaan Tatap muka antara Pemerintah dengan Masyarakat Kepulauan Bala-balakang, bahwa kunjungan sebelumnya dirinya telah berjanji untuk merehab beberapa fasilitas sekolah yang ada di Kepulauan Bala-Balakang.

“Tahun ini untuk rehab SLTP di Pulau Ambo, kami telah menganggarkan dana sebesar Rp 300.000.000, begitupun dengan SLTP yang ada di Pulau Salissingan  kami juga telah menganggarkan dana yang sama, sehingga untuk tahun ini kami telah menganggarkan dana sebesar Rp 600.000.000, untuk program pendidikan di Kecamatan ini”. Tutur Habsi.

Selain sarana pendidikan,  Kapal Veri Mini yang saya juga  dijanjikan sebelumnya,  sebagai alat transportasi dari Mamuju keBalabalakang,  dalam waktu dekat akan segera terealisasi , “Insyaallah bulan depan veri mini sudah bisa beroprasi dan saya sendiri yang akan bawa langsung kesini.” Ujar Bupati yang hobby Lawn Tennis ini.

Di tempat yang sama Kapolda Sulbar Brigjen Pol. Drs. Baharuddin Djafar, dalam sambutannya telah menyampaikan bahwa Ini bertujuan untuk melakukan tatap muka dengan masyarakat yang berada di wilayah Pulau ini dan juga akan menandatangani Memorandum Of  Understanding (MOU) bersama dengan Gubernur Sulbar untuk pemantauan dana Desa.

“jadi dana desa itu tidak mampir ke Pak Gubernur tapi langsungke Pak Bupati dan menujuke Pak Desa maka Bhabinkamtibmas (Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat) itu wajib mendampingi  Pak Camat dan Pak Desa dalam rangka penyaluran dana Desa itu, sesuai dengan harapan Bapak Presiden RI”. Bebernya.

Sementara itu di tempat  Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar, dalam sambutannya menyampaikan  bahwa pihak Pemprov Sulbar telah membahas Undang-undang mengenai Kepemilikan Pulau ini bersama dengan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dan Menteri Kelautan.

“Pulau ini adalah milik kita saya sudah bahas undang-undangnya di pusat bersama Mendagri dan Menteri Kelautan, Ketika tetangga sebelah datang disini untuk memberikan bantuan itu tidak masalah, terima saja,  biar dari luar Negeri datang disini memberikan bantuan itu tidak apa-apa, tetapi kalau mereka ingin mengambil pulau ini walau hanya sejengkal itu sama sekali tidak bisa, karenai tu semua sudah ada batasnya, jadi jangan ada lagi masyarakat  disini  yang mau kesana, mau kesitu”. Tandasnya.

ABM  menambahkan bahwa ,  Insyaallah akhir Bulan ini atau awal Bulan depan dirinya dan rombongan  akan hadir kembali disini untuk berkemah selama tiga hari di tiga pulau di Kecamatan ini, untuk menyerap lebih banyak lagi aspirasi masyarakat Kecamatan Balabalakang.. (hum-Sya/smd))

Berita Terkait: