Capai Target Sebagai Daerah Swasembada Jagung, Distan Sulbar Integrasikan Peremajaan Sawit dengan Penanaman Jagung

Gubernur Sulbar, Drs.H.M.Ali Baal Masdar dan Kadistan Sulbar,Ir.H.Tanawali,MMA saat menemani Mentan A.Amran Sulaiman di Desa Tikke Kabupaten Pasangkayu(photo:dok)

BANNIQ.COM.Sulbar.Dalam rangka upaya meraih swasembada jagung di Provinsi Sulawesi Barat, Distan Sulbar melakukan berbagai upaya inovatif termasuk penanaman  jagung diantara tanaman kelapa sawit.

Kadis pertanian sulbar, Ir.H. Tanawalai selaku Pembina petani di Sulawesi Barat menilai  bahwa kebijakan tersebut adalah sebuah terobosan.

“Dengan kegiatan ini petani kelapa sawit yang tengah melakukan peremajaan bisa memperoleh pendapatan dari jagung selama tanamannya belum menghasilkan,” kata Kadis yang pernah meraih penghargaan sebagai Penyuluh Teladan Nasional ini.

Pada tanaman kelapa sawit kegiatan integrasi jagung sambung Tanawali,  bisa juga diterapkan pada tanaman kakao dan kelapa yang merupakan komoditas unggulan di Sulawesi Barat

“ Integrasi perkebunan dan jagung bukanlah hal yang baru. Pada saat program Gernas petani kakao di Sulawesi Barat sudah pernah menikmati manfaat dari kegiatan kakao jagung khususnya untuk kegiatan peremajaan,” Timpal Tanawali.

Untuk proses pencanangannya tambah Tanawali,  secara resmi dilakukan jari ini(31 Maret/2018) “Hari ini secara resmi kita canangkan integritas tanaman kelapa sawit-jagung seluas 300 hektare,” katanya saat panen jagung serentak di lahan petani di Desa lariang Kecamatan  Tikke Raya

Ditambahkan Kadis yang dikenal Supel ini, bahwa  pencanangan integritas kelapa sawit-jagung merupakan program pemerintah dalam rangka peningkatan pendapatan petani. Integritas antara kelapa sawit-jagung dilakukan ketika umur kelapa sawit masih TBM (Tanaman belum menghasilkan), sekitar 6-8 musim tanam

Dengan adanya peremajaan kelapa sawit yang berumur 25 tahun ke atas, kata Dia  merupakan satu kesempatan untuk melaksanakan pola tumpang sari dengan tanaman pangan atau tanaman semusim.

“Saat mulai tanam kelapa sawit sampai umur 3-5 tahun maka di antara tanaman sawit tersebut bisa ditanam jagung. Artinya, petani bisa memperoleh penghasilan sebelum tanaman kelapa sawit menghasilkan buah,”Paparnya.

pola integritas ini dilakukan masih kata Tanawali,  dalam rangka memacu produktivitas jagung sehingga nanti berdampak pada pengurangan impor jagung.(smd)

Berita Terkait: