Cegah Measeles Rubella, Dinkes Sulbar dan Unicef Gelar Lokakarya Kampanye MR

BANNIQ.COM.Sulbar. Untuk melindungi anak umur 9 sampai umur di bawah 15 tahun, dari terjangkitnya virus Measeles Rubella(MR) di Provinsi Sulbar, Dinas Kesehatan Provinsi Sulbar menggelar Kegiatan Lokakarya Strategi Komunikasi dan Pengarahan media untuk kampanye Measeles Rubella(RM), Sabtu(27/7/3018) di Matos Hotel and Convention, Mamuju.,dihadiri puluhan wartawan, Penggiat NGO dan Tokoh Agama.

Kepala Dinas Kesehatan, Dokter H.Ahmad Azis, saat membuka kegiatan ini mengatakan kampanye MR dilaksanakan dua tahap,  pertama untuk daerah jawa telah selesai dilaksanakan dan untuk tahap kedua, wilayah Sumatera,Kalimantan,Sulawesi,Maluku dan Papua yang akan  dilaksanakan pada periode Agustus September.” Program kampanye MR ini, Berlangsung dua tahap untuk. Regional Jawa telah selesai dengan sasaran 35 juta anak, selanjutnya untuk di luar jawa, kita target 400 ibu anak di Sulbar tervaksin MR, dan kita berharap 95% bebas dari RM,” Ujar Kadis yang telah 8 tahun memimpin Dinas kesehatan Provinsi Sulbar ini.

Vaksin MR sangat penting  sambung Ahmad Azis, karena dapat meningkatkan kekebalan masyarakat terhadap campak dan Rubella, memutus transmisi virus campak dan Rubella, menurunkan angka kesakitan campak dan Rubella serta menurunkan angka kejadian Congenetial Rubella Sindrome (CSR).

Kadis Kesehatan Sulbar,Dr.Ahmad Azis saat membawakan materi pada kegiatan Lokakarya Komunikasi kampanye MR bekerjasama dengan Unicef(photo:smd)

Diuraikan lanjut oleh Ahmad Azis, proses kampanye Vaksin MR ini didukung oleh berbagai pihak dalam rangka implementasinya,termasuk para tokoh agama mengingat pro kontra terkait vaksin MR ini.” Waktu kami pertemuan yang sama dengan pertemuan ini, dihadiri berbagai komponen termasuk para pemuka Agama,terjadi diskusi yang alot tentang pro dan kontra MR, namun semua paham bahwa Vaksin sangat penting untuk mencegah penyakit untuk anak-anak generasi bangsa,” Imbuh Kadis yang visioner ini.

Kemudian terkait pro kontra tentang Vaksin MR, dimana pihak.MUI telah  merekomendir bahwa vaksin MR merupakan bentuk ikhtiar untuk mencegah dampak penyakit yang salah satunya dilakukan dengan imunisasi, ditanggapi Wakil Sekertaris MUI Sulbar Iriyanto, kata dia untuk persoalan tersebut itu menjadi urusan pemerintah.” Terkait pro dan kontra yang ada tentang MR ini, menjadi urusan pemerintah untuk menyelesaikan,” Ujarnya.

Tentang pelaksanaan Lokakarya Komunikasi Kampanye MR yang diselenggarakan Dinkes Sulbar bekerjasama dengan dengan Unicef diapresiasi oleh Relawan Yasmib Sulbar Rusnani, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut.”Terima Kasih kami telah diundang kami sangat apresiasi kegiatan ini,  sebagai upaya untuk membangun masyarakat sulbar yang bebas dari MR,” Pungkasnya.(smd)

 

 

Berita Terkait: