Dari Launching Pengawasan Partisipatif, Bawaslu Berharap Tetap Jadi Sahabat Media

Banniq.Com.Sulbar

Fungsi pengawasan penyelenggaraan Pemilihan Umum yang menjadi Tugas Pokok Bawaslu, diharapkan dapat dijalankan secara optimal berdasarkan Regulasi yang ada.

Pengawasan yang maksimal oleh Bawaslu dilaksanakan melalui pencegahan dan penindakan, yang didukung oleh semua komponen Masyarakat, yang kemudian dikelola secara terpadu yang disebut dengan Pengawasan Partisipatif.” Kita ingin Pengawasan Pemilu baik Pencegahan maupun penindakan melibatkan semua komponen, seperti Wartawan, LSM Tokoh Agama Tokoh Masyarakat ¬†agar hasil Pemilu terlaksana dengan baik dan berkualitas,” Terang Kordinator Divisi Pengawasan dan Sosialisasi Bawaslu RI Afifuddin,S.Th.I; M.Si, Saat Launching Pengawasan Partisipatif, Di Kantor Bawaslu Sulbar, Sabtu(21/10/2017)

Pengawasan partisipatif sebut Afif merupakan bentuk kemitraan strategis Bawaslu dengan Stake holder dengan tujuan untuk melaksanakan pengawasan secara konperehensif.

Sebagai kesinambungan Pengawasan Partisipatif tersebut nantinya di setiap kantor Bawaslu Seluruh Indonesia, akan ada pojok-pojok pengawasan .” Pojok pengawasan oni nantinya kita berharap menjadi wadah informasi dan komunikasi Stakeholder untuk mengawasi proses Pemilihan umum baik pileg pilpres maupun pilkada,” Timpalnya.

Dan khusus untuk kemitraan dengan media Afif juga berharap sinerjitas antara Bawaslu dengan Media tetap berjalan dengan baik sebagaimana halnya yang telah terjalin selama ini.

Bahkan kata Afif Bawaslu RI telah membuat tagline untuk lebih merekatkan kemitraan yang selama ini terjadi dengan tagline Bawaslu Sahabat Media.” Kami sengaja memilih kata Sahabat media karena kata sahabat mengandung makna ¬†Egaliter,” Imbuhnya.

Selain tagline Bawaslu Sahabat Media, Afif juga menjelaskan bahwa pihsk Bawaslu sangat membutuhkan kritikan dari luar, karena dengan kritikan itu Bawawslu dapat Berbenah,untuk itu Bawaslu juga buat tagline Bawaslu mendengar.” Tagline Bawaslu Mendengar ini adalah ruang kritik untuk Bawaslu oleh masyarakat terkait kinerja Bawaslu misalnya kritikan tentang kurang tegasnya Bawaslu dalam melakukan Pengawawsan dan lain-lain ruang ini terbuka silahkan kepada masyarakat yang ingin menyampaikan kritik.ke Bawawslu, dengan kritikan itu Insya Allah kami berbenah” Kuncinya.

Di tempat yang sama, Komisioner Bawaslu Sulbar,Supriadi Narno juga menjelaskan bahwa Bawaslu Sulbar senantiasa membuka ruang komunikasi dengan stake holder sebagai bentuk kemitraan untuk melaksanakan Pengawasan Pemilu secara Maksimal.Salah satu ruang komunikasi dan diskusi terkait proses pengawasan yang dulaksanakan oleh Bawaslu,adalah Grup WA Sahabat Media Bawaslu.Meskipun diakui oleh Supriadi bahwa tidak semua penjelasan terkait pertanyaan kawan-kawan media dapat dijawab melalui Grup tersebut,karena ada hal-hal yang sifatnya harus diplenoka.” Grup Media Sahabat Bawaslu merupakan ruang komunikasi dan diskusi yang positif antara kawan-kawan media dengan Bawaslu, Namun di kesempatan ini kami meminta maaf bila ada hal yang tidak terjawab di ruang grup tersebut, karena ada hal-hal yang sifatnya harus diplenokan baru bisa dipublish,” Bebernya.(dan/S)

Berita Terkait: