Dikunjungi KKRI,Gedung Kejari Mamuju Dapat Raport Merah

MAMUJU .Banniq.com

  • Kejaksaan Negeri (Kejari) Mamuju dikunjungi Komisi Kejaksaan Republik Indonesia (KKRI) pada Rabu 26 Juli 2017.

Kunjungan tersebut dalam rangka memonitoring sarana dan prasarana yang tersedia di Kejari Mamuju. “Pada kunjungan ini, kami sudah memeriksa rumah jabatan, mobil dinas dan kondisi perkantoran, semuanya memang masih di bawah standar,” kata Komisioner KKRI, Tudjo Pramono saat ditemui di Kantor Kejari Mamuju, Rabu 26 Juli.

Selain itu, Tudjo juga melihat kondisi pegawai di Kejari Mamuju masih sangat terbatas, olehnya hasil pantauan itu akan dilaporkan ke KKRI untuk dilakukan pembenahan mengingat Mamuju sebagai ibukota Sulbar tidak etis bila kondisi Kejari kurang memadai.

“Tetap akan kami upayakan, agar segera dilakukan pembenahan sekalipun saat ini kondisi anggaran cukup terbatas. Selain itu, dari angka 1 sampai 10 Kejari Mamuju kami lihat hanya mendapat angka 4, cukup memprihatinkan,” tambahnya.

Sejak berdiri pada tahun 1983 silam Kejari Mamuju belum sekalipun terenovasi. Jika dibandingkan dengan gedung instansi penegak hukum lain seperti Polres Mamuju dan Pengadilan Negeri (PN) Mamuju, Kejari Mamuju masih jauh tertinggal. “Segera akan kami laporkan ke Jaksa Agung, gedung dan kendaraan dinas yang mesti menjadi prioritas dalam pembenahan Kejari ini,” imbuh Tudjo.

Dia juga menururkan, Sulbar mestinya sudah memiliki Kejaksaan Tinggi (Kejati) tersendiri mengingat secara administratif sudah menjadi provinsi. “Seharusnya Kejati Sulbar sudah ada, namun hal itu perlu pengkajian terlebih dahulu dan juga membentuk tim peninjau, tetap akan kami laporkan semoga Kejati Sulbar segera terealisasikan,” ujarnya.

Sementara itu, Kasubag Bin Kejari Mamuju, Malino Pranduk mengakui kondisi pegawai di Kejari Mamuju cukup terbatas diluar dari kondisi gedung yang memperihatinkan. Dia pun berharap setelah kunjungan KKRI ini secepatnya Kejari Mamuju melakukan pembenahan.

“Sejak dibangun 34 tahun lalu, gedung ini (Kejari Mamuju, red) belum sekalipun renovasi total meskipun kami sudah berulang kali melakukan permohonan ke pusat untuk dilakukan renovasi. Semoga saja setelah kunjungan dari komisioner kejaksaan harapan kami untuk pembenahan terkait sarana dan prasarana secepatnya dapat terwujud,” pungkas Malino. (kif/s)

Berita Terkait: