Diky: Frekuensi Pengguna Pesawat Terbang Terkoreksi Pada Saat Selesainya Arus Balik

 

Keterangan photo: Direktur Cipta Travel Mamuju,Muh.Taufiq,SE.Ak.(photo:samad)

Banniq.com.Mamuju

Bertambahnya Maskapai Penerbangan yang melayani penumpang route Makassar Mamuju,Mamuju Makassar,Balik papan Mamuju dan Mamuju Balikpaoan, menuntut para Penjual jasa pemesanan dan pembelian tiket pesawat untuk lebih piawai dan kreatif dalam memberikan pelayanan kepada calon penuampang moda transportasi Pesawat Udara di Sulbar.

Dengan bertambahnya maskapai tersebut maka kompetisi sesama Maskapai turut meningkat dan berdampak terhadap Harga nominal tiket pesawat.Kepada Laman ini,Muh.Taufiq,SE.Ak direktur Cipta Travel Mamuju menyampaikan analisis akselerasi frekuensi pembelian tiket pesawat Terbang, Sesungguhnya menurut pria yang akrab disapa Diky ini, Tingginya angka penumpang Pesawat Terbang di Mamuju  sesungguhnya dipicu oleh naiknya harga tiket Moda Transportasi Darat ke Makassar.” Masyarakat cenderung memilih  menggunakan pesawat untuk.Ke Makassar karena tarif untuk biaya perjalanan dengan  Bus naik, kemudian harga pesawat turun,ini salah satu Pemicunya,” Ujarnya.

Indikator naiknya penumpang masih kata Diky,baru dapat diamati secara normal pada saat musim tidak booming penumpang seperti sekarang ini, yang masih dalam suasana mudik dan Arus Balik pasca lebaran.” Frelkuebsi kenaikan penumpang tersebut bsru dapat dilihat pada saat tidak boomingnya penumpang seperti saat ini, kita akan melihat pada kondisi Normal pada pertengahan bulan ini dan awal Agustus, karena Arus Balik Sudah selesai,” ujarnya.

Terkait sinyalemen Whitenlist penumpang Pesawat Terbang untuk Mamuju Makassar sebelum termbahnya maskapai penerbangan sebagaimana disampaikan Wagub Sulbar Ibu Enny Anggraeny yang mengatakan bahwa ada sekitar 70 penumpang yang tidak terpenuhi kuota shit setiap hari sebelum adanya Sriwijaya Air.” saya sedikit ragu dengan angka ini,karena sesungguhnya dengan adanya Maskapai Baru sebenarnya Sesama Maskapai yang saling terkoreksi..tifak secara signifikan menaikkan jumlah penumpang,”Urainya.

Kemudian menyoal tantangan yang dihadapi pengusaha Travel di tengah gencarnya aplikasi Pemesanan dan pembelian tiket secara online,kata Diky pengusaha Travel harus punya kiat-kiat kreatif untuk menyiasati kompetisi dengan Aplikasi Online seperti traveloka.” Ini tantangan untuk para pengusaha Travel agar lebih kreatif dalam menghadapi persaingan dengan Traveloka, Kalau untuk pemesanan secara cash…travel sudah kalah langkah,tapi segmen penumpang yang menjadi langganan untuk travel adalah mereka yang bekerja di pemerintahan,mereka rata-rata membayar setelah anggaran perjalanan mereka cair,nah disinilah para pengusaha travel dituntut kreatif menggalang mereka,” Imbuhnya.

Masih kata Diky, pemesanan dan pembelian tiket secara online melalui aplikasi merupakan layanan yang sangat praktis namun  Ia  menyarankan kepada para calon penumpang untuk berhati-hati dengan aplikasi online tersebut,.” Harus berhati-hati karena beberapa kali terjadi ada calon penumpang memesan tiket secara online,tiba di bandara tidak mendapatkan fisik tiket karena yang ditempati memesan adalah Aplikasi online abal-abal, Pungkasnya..(smd)

 

 

 

 

Berita Terkait: