Dinas PKP Sulbar Gelar Sosialisasi Rusunawa

Kepala Dinas PKP Sulbar, Ir.Bebas Manggasali saat Membuka Kegiatan Sosialisasi Rusunawa di Hotel D Maleo Mamuju(photo:dok)

BANNIQ.COM.Sulbar. Guna meningkatkan pemahaman tentang Rumah Susun Sederhana Sewa(Rusunawa) baik dari aspek perencanaan maupun pembangunan Rumah susun yang telah dibangun di beberapa Kabupaten di Sulbar tersebut, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP)  Sulbar menggelar kegiatan Sosialisasi Rusunawa, yang berlangsung dari tanggal 14 hingga 16 September 2018,di hitel D Maleo Mamuju, Diikuti Dibas PKP Se Sulbar dan menghadirkan pemateri dari Balitbang Perumahan Regional Sulawesi Makassar.

Kepala Dinas PKP Sulbar, Ir.Bebas Manggasali,M.Si. saat membuka kegiatan tersebut,Jum’at(14/9/2018) mengatakan salah satu unsur pokok kesejahteraan rakyat adalah terpenuhinya kebutuhan papan, atau perumahan.Dan salah satu upaya pemerintah untuk memenuhi kebutuhan tersebut adalah pembangunan perumahan.

Ditambahkan Bebas, bahwa salah satu bentuk pembangunan bidang perumahan yang dilaksanakan pemerintah selama ini, adalah pembangunan Rusunawa sebagai konsekuensi dari kian terbatasnya lahan sebagai area tempat tinggal karena hal tersebut seiring dengan perkembangan kehidupan manusia yang membutuhkan tanah yang semakin hari semakin bertambah.

” Dari pijakan tersebut, lahirlah konsep rumah susun yang bertingkat dan dihuni bersama, yang regulasi pembangunannya mengacu ke Undang-undang Nomor 20 Tahun 2011 Tentang Rusun,” Terang mantan Penjabat Bupati Mamuju Tersebut.

Guna mencapai optimalisasi penyelenggaraam Rusun juga berjalan tertib dan terorganisasi dengan baik sebut Bebas, maka diperlukan satu pemahaman yang sama, sejalan dan sinergi antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten terkait pembangunan perumahan dan kawasan permukiman, terutama dalam menata kawawsan permukiman yang mengakomodasi berbagai kepentingan.

” Untuk itu kegiatan sosialisasi Pengembangan dan pembangunan Rusun adalah  penting dilaksanakan agar seluruh pihak terkait dapat memahami konsep pelaksanaan Rusun dengan baik,” Timpalnya.

Untuk pembangunan Rusun di Sulbar, Sejak tahun 2012-2016 sebut Bebas, pemerintah pusat telah membangun Rusun di Sulbar yang berlokasi di beberapa kabupaten yakni; Rusun PNS/Pekerja di  Mamuju, Rusun mahasiswa di Unsulbar Majene, Rusun Ponpen Assalafy Polman, Rusun PNS di Polman, Rusun TNI Korem 142 di Mamuju,Rusun TNI Kodim 1418 di Mamuju, Rusun Polres Mamuju di Mamuju dan Rusun PNS Pemkab Mamuju di Mamuju.

Masih kata Bebas, untuk mendorong pemanfaatan Rusun dalam rangka percepatan serah terima aset hibah barang milik negara Rusun yang telah dibangun, maka Pemkab perlu segera mengambil langkah-langkah kebijakan meliputi; penunjukan unit pengelola Rusun, Pengaturan penghunian, Menjaga dan memelihara keberadaan bangunan, menyiapkan kelengkapan dokumen administrasi hibah, serta menyampaikan laporan pertahun terkait pemanfaatan dan pemeliharasn Rusun.(smd)

 

Berita Terkait: