Dinas PMD Sulbar Siap Luncurkan Program” Marasa”

Kepala Dinas PMD Sulbar, M. Jaun,S.IP, MM saat mengikuti rapat dengan Pimpiinan OPD

BANNIQ.COM.Sulbar. Program Pembangunan dan pemberdayaan masyarakat berbasis Desa yang diberi nama” Marasa” yang merupakan kepanjangan dari program mandiri, cerdas’sehat dan merupakan penjabaran dari Visi-Misi Gubernur dan Wakil Gubernur Sulbar Periode 2017-2022, siap diluncurkan oleh Pemprov melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah  Desa(DPMPD) Sulbar.

Kepala Dinas PMPD Sulbar, M.Jaun,S IP;MM di ruang kerjanya, Rabu(23/1/2019) menjelaskan bahwa program Marasa saat ini dalam proses persiapan untuk peluncurannya, Olehnya Sebut M.Jaun Dinas PMPD selaku Leading sektor program tersebut, tengah melakukan persiapan untuk peluncuran Proyek tersebut.

” Program ini sebagai implementasi dari Visi-Misi Gubernur dan Wakil Gubernur Sulbar, Anggarannya sudah ada di APBD Sulbar TA 2019, untuk maksimalnya, kami telah melakukan berbagai persiapan untuk meluncurkan Program ini,” Terang Mantan Kepala Dinas Ketahan Pangan Sulbar ini.

Diterangkan lebih jauh oleh Jaun, terkait program yang anggaran pengelolaannya bersifat BKK atau bantuan keuangan Khusus sesuai  Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2015 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa.

Nantinya program tersebut sambung Jaun, akan dilaksanakan di 70 desa se Sulbar untuk Tahun Anggaran 2019. Mekanisme pelaksanaan program tersebut  akan berdasarkan IDM atau indeks Desa Membangun sesuai Permendes Nomor 2 Tahun 2016.

” Jadi maksudnya begini, Acuan IDM tersebut akan menguraikan kondisi rill yang dihadapi masyarakat di Desa, bila ekonomi misalnya rendah maka program marasanya pemberdayaan ekonomi, atau jika tingkat kesehatannya yang rendah maka program Marasanya Program Kesehatan,” Timpalnya.

Masing-masing Desa yang menjadi Pilot project, pada Tahun Anggaran 2019 masih kata Jaun akan mendapatkan anggaran Program Marasa Sebesar Rp. 300 juta/desa.

” untuk 70 desa yang memjadi pilot Project Marasa, mereka akan mendapatkan anggaran sebesar Rp.300 juta perdesa,”

Logo program Marasa(photo:repro)

 

Guna memastikan program ini terlaksana secara maksimal, lanjut Jaun Dinas PMD akan bekerjasama dengan Tenaga Pendamping desa yang selama ini telah bertugas di Desa Masing-masing untuk menjadi fasilitator Program Marasa.

” Untuk memastikan program ini terlaksana dengan baik, Kami akan memanfaatkan tenaga pendamping desa untuk mengawasi dan mengawal pelaksanaan program ini di desa,” pungkasnya.|smd

Berita Terkait: