DPD Partai Golkar Sulbar Usulkan 14 Nama Balon Bupati dan Wakil Bupati ke DPP

Banniq.com.Sulbar

Menyikapi Pilkada serentak yang akan diikuti dua Kabupaten Di Sulbar,Yakni Polman dan Mamasa,  DPD Partai Golkar Sulbar telah menerima Panitia Penjaringan Bakal calon Bupati dan wakil bupati DPD Partai Golkar Polman dan Mamasa yang disampaikan pada rapat kordinasi DPD I Partai Golkar Sulbar, Senin malam,31/7.di Hotel D Maleo, dipimpin PLT Ketua DPD Partai Goljar Sulbar,Drs.H.Ibnu Munzir.” Anggita Komisi IV DPR RI menjelaskan bahwa Setelah melalui prosres pendaftaran,seleksi para Balon Bupati dan Wakil Bupati di Masing-masung DOD II, maka ditetapkan Bakal calon Bupati untuk Kabupaten Polman yakni Ibrahim Masdar,Salim S.Mengga dan Muslim Fattah, Untuk  Balon wakil Natsur Rahmat,Ajbar Abd.Kadir dan Dirga Hendra Singkarru, untuk Mamasa ada Ramlan Badawi,Obed Nego DP,Poungky Pautonan dan Aldy Langke,Sebagai Balon Bupati.Sedang untk Balon Wakil Bupati ada Muhammadiyah, Bonggalangi,H.Sudirman dan David Bambalayuk.” Para Balon ini akan diseleksi di DPP untuk kemudian ditetapkan sebagai Balon yang akan diusung partai Golkar pada Pilkada Polman dan Mamasa,” Ujarnya.

Para Balon yang terpilih nanti di DPP kata Ibnu diharapkan dapat memenangkan Pemilihan di dua Kabupaten tersebut.” Partai yang mengusung Balon di Pilkada pasti Ingin kandidatnya menang, tidak terkecuali Partai Golkar,dan untuk pilkada di Dua Kabupaten ini,Balon usungan Golkar nanti kami target akan menang diatas angka 60%,” Imbuhnya.

Khusus untuk Polman,dimana Balonnya salah satu Mantan kader Golkar dan kini masih menjadi Bupsti Polman,Andi Ibrahim Masdar yang dissukan kuat untuk mengendarai Partsi Golkar karena kembali akan Bergabung ke partai beringin rimbun tersebut,Ibnu mengaku belum mendegar issu untuk berpindahnya AIM ke Golkar,dan untuk ditetapkan sebagai Balon Golkar tetap punya Mekanisme dan aturan.” Kami belum mendengar sampai ke DPP tentang issu perpindahan tersebut, dan penetapan seseorang menjadi Balon yang diusung,Golkar punya aturan,bagaimana orang menjadi kader, orang yang pernah keluar dan masuk kembali ke Golkar itu semua punya Aturan dan salah satunya keanggotaannya tidak pernah terputus selama 5 tahun,” pungkasnya.(smd)

Berita Terkait: