DPP LKPN Publish Hasil Baksosnas Di Mamuju

Keterangan Photo: Sekjen DPP LKPN, Warwah Yunus Wambes,SE didampingi Beberapa Pengurus DPP dan Ketua DPD LKPN Sulbar Basri Muin,Saat wawancara dengan beberapa wartawan di Hotel Pantai Indah Mamuju(photo: Ist)

Banniq.Com.Sulbar. Ormas Lembaga Kemitraan Pembangunan Nasional (LKPN), sebagai lembaga mitra pemerintah non Parpol dengan tugas Mengkritisi , mengawal dan mengontrol Pemerintah, Selasa(26/122017) melalui pengurus DPP, Menggelar wawancara dengan sejumlah media di Hotel Pantai Indah mamuju.

Sekjen DPP LKPN, Marwah Yunus Wambes,SE melaporkan hasil pelaksanaan Bakti Sosial Nasional yang dilsksanakan di Mumuju Sulbar, beberapa hai lalu. Bakti sosial dengan kegiatan Operasi bibir Sumbing dan Sunnatan Massal tersebut kata Marwah telah dilaksanakan dari tanggal 23 hingga 24 Desember tahun 2017 dan peserta dari dua kegiatan tersebut serta dokter yang membantu pelaksanaan operasi dan sunnatan Massal telah kembali ke Tempat Masing-masing.

” Alhamdulillah Anak-anak yang telah dioperasi dan disunat secara massal,melalui Kegiatan Baksos Nasional LKPN, telah kembali ke Daerah mading-masing, dan dokter yang membantu pelaksanaan kegiatan tersebut, juga telah kembali ke Daerah masing-masing, yakni Jakarta,Bandung dan Pare-pare, tanpa adanya laporan tindak lanjut,” Urainya.

Khusus untuk Sunatan Massal, Tambah Marwah, dari jumlah 350 orang anak yang terdaftar, baru sekira 100 orang anak yang telah selesai disunat, dan sisanya belum sempat dilaksanakan, mengingat minimnya stok obat karena jelang hari Libur Nasional.” Yang sisanya kami belum bisa lanjutkan, mengingat H Min satu dari Hari Natal stok obat kosong, kami sudah kordinasi dengan pihak RSUD Sulbar, juga dalam kondisi yang kosong stok obat, Dan Insya Allah sisa yang belum disunat tersebut kami rencana laksanakan Di Bulan januari disaat siswa-siswa itu libur sekolah,” Imbuhnya.

Pelaksanaan Baksos serupa sambung Marwah, LKPN telah melaksanakannya di  di 34 Provinsi dan 315 Kabupaten Kota di Seluruh Indonesia. Kemudian khusus untuk operasi bibir sumbing, LKPN bekerjasama dengan Clift Centre, telah melakukan kegiatan secara rutin setiap Enam bulan berdasarkan Prediksi bahwa setisp enam bulan tersebut akan lahir anak dengan kasus bibir sumbing.” Kami bersama Clift centre setiap enam bulan rutin melakukan operasi bibir Sumbing dengan prediksi bahwa setiap enam bulan itu lahir dan terus lahir anak dengan kasus bibir sumbing,” Sambungnya.

Selain itu, dikatakan pula olehnya bahwa dengan waktu enam bulan tersebut, untuk memaksimalkan tindakan operasi yang diberikan, mengingat operasi bibir sumbing tersebut lazimnya dilakukan dua kali yakni operasi bibir kemudian langit-langit.(*)

 

 

Berita Terkait: