Forum Peduli Pemerintahan Sulbar, Desak Polda Usut Dugaan Korupsi Mantan Bupati Mamuju

IMG-20170223-WA0021

Banniq.com.Sulbar

Aliansi masyarakat yang tergabung dalam  Forum Masyarakat Peduli Pemerintahan Sulbar, di Depan Mapolda Sulbar, Kamis,23/2 menggelar aksi unjuk rasa aksi  yang dipimpin  Faisal.

Aksi yang cukup menarik perhatian pengguna jalan yang  melintas di jalan Ahmad kirang Mamuju, karena demonstran membagikan selebaran kepada pengguna jalan di jalan tersebut.

Selain itu pengunjuk rasa juga menggunakan alat peraga aksi berupa topeng yang menyerupai dengan sosok wajah Dr. Suardi Duka (Cagub Sulbar).

,Dalam tuntannya,  demonstran mendesak pihak penegak hukum untuk segera menuntaskan kasus-kasus korupsi yang ada di Sulbar.

“Kami Mendesak Kapolda Sulbar agar segera mengusut dan memproses hukum dugaan perbuatan melawan hukum yang terindikasi kolusi dan nepotisme (KKN) oleh Drs. Suhardi Duka sewaktu menjabat Bupati Mamuju,” Seru Demonstran.

“Keputusan Bupati tahun 2009 tentang persetujuan izin usaha pertambangan eksplorasi kepada PT. Manakarra dengan sekertaris Saudari Suraedah (putri Dr. H. Suardi Duka),” Timpalnya.

“Penertiban ijin tentang beberapa perusahaan tambang terindikasi cacat prosedur dan tidak sesuai dengan aturan dan UU yang berlaku. Operasional perusahaan menggunakan fasilitas Negara, sehingga beberapa fasilitas negara seperti jalan dan jembatan rusak. Ada beberapa perusahaan yang izinnya sudah tidak berlaku namun tetap saja beroperasi,” Ujarnya.
Para demonstran yang melakukan Aksi dibawah terik matahari tersebut, di temui oleh Karo Ops Pokda Sulbar, Kombes Pol Yohanes . “Terima kasih atas data yang di berikan, dan kami akan menindak lanjuti dan menyelidiki atas masalah dan kasus tersebut,” Aku Yohanes. Yohanes juga memintakepada pengunjuk rasa untuk percayai  pihak penegak hukum,dalam hal ini Polda Sulbar . Dikarenakan  dalam setiap proses penyidikan dan penyelidikan  tentunya ada tahap-tahap yang harus di lalui. “ Percayakan ke pada kami/Polda untuk menuntaskan masalah ini,” Pungkas  Yohanes.(nns/smd)

Berita Terkait: