GNPHI Sulbar Desak Bupati Pasangkayu Realisasikan Tuntutan Perawat Honorer

Korwil GNPHI Sulbar Arman,S.KP(photo:repro)

Banniq.Com.Pasangkayu.Menyikapi dialog dan audiensi perawat honorer di kabupaten Pasangkayu ke DPRD Pasangkayu yang tergabung dalam Gerakan Perawat Honor Indonesia ( GNPHI ) Pasangkayu, belum lama ini,  dengan tuntutan antara lain;  Pemberian upah sesuai dengan UMK/UMR, Kejelasan statua Perawat di Puskesmas yang sampai saat ini belum ter-SKan Bupati , Dugaan adanya Diskriminasi terhadap profesi perawat dalam pelayanan.

Menindak lanjuti hasil audiensi tersebut, pengurus Korwil  Gerakan Nasional Perawat Honor Indonesia (GNPHI)  provinsi sulawesi barat, Menyampaikan kekecewaan  atas sikap bupati Pasangkayu yang terkesan arogan dan acuh terhadap iktikad baik para perawat Honorer  di Pasangkayu.

”  Ketidak seriusan itu terlihat dengan tidak hadirnya beberapa OPD yang berkaitan dengan tuntutan aksi teman-teman perawat padahal jauh sebelum aksi itu terlaksana DPRD Pasangkayu sudah melayangkan surat ke masing-Masing OPD untuk hadir dipertemuan yang di laksanakan senin kemarin.,” Papar  Korwil GNPHI Sulbar Arman S.KP Rabu(25/4/2018)

Arman menambahkan, GNPHI juga meminta kepada Bupati Pasangkayu untuk tidak melakukan pemberhentian terhadap perawat honorer sebagaimana issu yang berdar di Pasangkayu.

GNPHI juga meminta Kepada Bupati Pasangkayu sebut Arman, agar apa yang menjadi keresahan saudara saudara kami perawat honorer dapat ditindak lanjuti dan diberikan upah yang layak.

” Kalau pemerintah kabupaten Pasang kayu pura pura buta dan tuli dengan kondisi ini, maka kami akan buktikan bahwa perawat sukarela hari ini adalah tulang punggung pelayanan kesehatan, sehari atau seminggu tanpa perawat sukarela akan kami lakukan sebagai bentuk protes terhadapat pemerintah yang tidak menganggap dan menghargai kami,” Pungkasnya(nh/s)

Berita Terkait: