GPPD Unras di Kantor Bupati dan Gedung DPRD Mamuju

Banniq.com.Mamuju-Aliansi Organisasi daerah (Organda)   Sulbar  Gerakan Pemuda  Pemerhati Daerah(  GPPD) melakukan aksi Demo dikantor Bupati Mamuju,Senin (29/01/2018)

Aksi Organda tersebut untuk menagih janji Bupati Mamuju terkait gedung pemuda,yang sampai saat ini belum terealisasikan.” Kami anggap Bupati Mamuju tidak lagi bijak Karena  perjuangan kami untuk pengadaan .gedung Pemuda yang kami tuntut setiap kali kami melakukan aksi Demo kepada Bupati Mamuju hingga saat ini itu belum terealisasikan.gedung pemuda seharusnya bukan hanya untuk KNPI akan tetapi gedung Pemudah itu untuk semua Organda-organda” kata Muh.Ahyar kordinator aksi.

Demo berlangsung dengan damai setelah silih berganti sejumlah Aliansi Organda Sulbar  Gerakan Pemuda  Pemerhati Daerah menyampaikan orasinya dan ditemui oleh Asisten I pemerintah Daerah, Artis Efendi

Usai melakukan Aksi Demo dikantor Bupati Mamuju,Aliansi Organda Sulbar  Gerakan Pemuda  Pemerhati Daerah kembali melanjutkan aksinya dikantor DPR Kabupaten Mamuju.

Dalam orasinya dikantor DPR Kabupaten Mamuju,mereka mendesak agar Anggota DPR Kabupaten Mamuju  segera membuat regulasi terkait Pasar Modern yang mulai bebas beroprasi  yang berakibat terhadap kurangnya pendapatan masyarakat yang berjualan dipasar tradisional Mamuju.

“Kami berharap kepada anggota DPR agar tuntutan kita harus direalisasikan segera karena dengan adanya pasar moderen yang masuk diwilayah mamuju ini sejumlah pedagang tradisional mulai mengeluh “Ujar Ahyar.

Terkait adanya pasar modern seperti alfamaret dan indomaret,Alfa midi dan lain-lain, sambung Ahyar  bagi yang belum melengkapi administrasinya segera tutup saja,kalau tidak kami akan melakukan segel secara paksa.

Setelah mereka menyampaikan orasinya.Dua anggota DPR Kabupaten Mamuju hadir mendengarkan aspirasi para demosntaran.

Anggota DPR Kabupaten Mamuju Ansar mengatakan “Saya akan menjaminkan diri terkait laporan dari teman-teman saya akan sampaikan kepada ketua DPRD Kabupaten Mamuju,karena saat ini Ketua DPRD tidak berada dikantor,”Terang Ansar

Anggota dewan lainnya,  Hafisa yang juga berjanji kepada Demonstran untuk menyampaikan aspirasi para demostran itu ke Pimpinan DPRD.

“Apapun aspirasi teman-teman kami akan menyampaiakan hasilnya pada pimpinan, terkait Pansus mini maret pasar moderen yang teman-teman aspirasikan kami sendiri Anggota DPR merisaukan hal tersebut,hanya saja langka yang kami lakukan sampai saat ini itu belum maksimal secara keseluruhan,” Beber Hafisa.

Diterangkan lebih jauh oleh dia, bahwa DPRD telah memberikan kebijakan agar Jam buka seperti minimarket ataupun alfamaret itu dikurangi agar masyarakat juga dapat leluasa berjualan dipasar tradisional “Pasar tradisional itu harus ada tidak bisa dihilangkan “kata Hafisa

Masih ditambahkan olehnya, bahwa memang  bagi pasar Moderen seperti alfamaret dan minimarket,bagi yang belum  melengkapi surat administrasinya sebaiknya  segara ditutup,.” Kami akan segera membuat regulasi dan untuk memberikan keputusan itu bukan kami,kami hanya akan melaporkan hal ini kePimpinan karena  keputusannya ada Pimpinan”Pungkasnya(nhr/s)

Berita Terkait: