Gubernur Sulbar, Tutup Mubes IKMSB Malang

Keterangan : Gubernur Sulbar Drs.Ali Baal Masdar (ABM) Bersama Pengurus IKMSB Malang(photo:repro)

Banniq.com.Malang

Ikatan Keluarga Mahasiswa Sulawesi Barat kota Malang disingkat IKMSB Malang, yang sebelumnya bernama IPMA Sulbar gelar Mubes dari tanggal 3 sampai dengan 4 Juni dihadiri Gubernur Sulbar Drs.H.Ali Baal Masdar.

Secara histori, ikatan pelar mahasiswa Sulbar di Malang ini bernama IKMSB  pernah berganti nama menjadi IPMA Sulbar , namun karena adanya faktor internal dan eksternal terhadap eksistensi mahasiswa Sulbar di kota Malang kedepan sehingga di Musyawarah Besar yang kedua kemarin disepakati bersama mengembalikan ke nama awal yaitu IKMSB tersebut.
Mubes  tersebut ditutup langsung oleh Gubernur Sulawesi Barat,Drs.H.Ali Baal Masdar   dirangkai   dengan dialog dan buka puasa bersama pengurus IKMSB dan yang juga dihadiri  Drs. H. Lukman (Ketua Asosiasi DPR Indonesia) di Hotel Amartha hills and Restorant kota Batu, Jawa Timur.

Hadir Pula berbagai Ikatan Pelajar seperti IKAMI SulSel Cab. Malang, Komunitas mahasiswa mandar Malang (KOMANDANG), dan  IPMP Yogyakarta.

Hasil Mubes juga menetapkan
Andi Ilham Rusali MP sebagai Formateur dan Muhammad Sulfian sabagai Mide Formateur periode 2017-2019.
“Saya meminta kepada mahasiswa asal Sulbar agar serius dalam menuntut ilmu kemudian kembali nanti membangun daerah karena dana pendidikan sudah kita siapkan. Jagalah rasa persatuan sesama perantau, tidak ada lagi saya dari Polman, saya dari Mamuju dan saya dari Majene dan lain lain yang ada adalah saya dari Sulawesi Barat,” Ujarnya.

Kemudian sebagai fasilitator kata ABM,  pemerintah telah merestui untuk pengadaan Asrama Mahasiswa di Malang ini.” Untuk Pembangunan asrama tersebut, silahkan nanti cari tanah sesuai dengan kriteria yang dibutuhkan” ujar Gubernur yang dikenal sebagai sosok yang cinta Pendidikan ini.

Senada dengan ABM,   Dewan Penasehat Organisasi Ahmad Mansur dalam sambutannya menyampaikan kondisi rill yang menjadi kebutuhan Mahasiswa Sulbar di Kota Malang,  “Kami mahasiswa sulbar yang ada dikota malang sangat membutuhkan fasilitas pendukung pendidikan seperti asrama mahasiswa, dan lain-lain dengan pertimbangan bahwa  anggota kami untuk IKMSB saja itu sekitar 80 lebih mahasiswa serta untuk Komandang berjumlah 100 lebih anggota mahasiswa. Sehingga perhatiaan serius pemprov dan Pemkab se Sulbar  sangat dibutuhkan,” Ujarnya.

Selain misi edukasi kata Ahmad,  Mahasiswa Sulbar di rantau terutama di Kota Malang juga menjalankan misi promosi  ataupun melestarikan budaya-budaya mandar di kota Malang

Dialog tersebut ditutup ditandai dengan pemberian surprise kue ulang tahun kepada Gubernur yang genap berusia 57 tahun.(Rh/smd)

Berita Terkait: