Gubernur Harap Dewan Pendidikan Kawal Kebijakan Pendidikan di Sulbar

Banniq.com.Sulbar

Pasca dilantiknya tahun lalu,Anggota Dewan Pendidikan Sulbar Periode 2016-2021,untuk pertama kalinya,Selasa(5/9/2017) beraudiensi dengan Gubernur Sulbar,Drs H.M.Ali Basl Masdsr(ABM), di Rujab Gubernur Rangas Mamuju.

Audiensi Dewan pendidikan Sulbar dengan Gubernur dipimpin oleh Drs.H.M. Ansar Hasanuddin,M.Si bersama 10 anggota lainnya,Antara lain Muliadi Bintaha, Naskah M Nabhan, Sahabuddin Kasim,Abd.Samad,H.Irwan,Rusman,Yati Heriyati,Kartika jamil dan Amran HB,menyampaikan Rekomendasi tertulis terkait problema yang dihadapi dunia pendidikan di Sulbar serta usulan atas masalah tersebut.

Pada kesempatan tersebut, Ansar Nur Hasanuddin,menyampaikan bahwa saat ini kendala utama yang dihadapi oleh Institusi pendidikan di Sulbar,khususnya untuk SMA dan SMK yakni masih minimnya sarana penunjang kegiatan belajar mengajar serta evalusi pembelajaran melalui Ujian nasional.Ansar menyebutkan bahwa untuk tahun ini yang sejatinya semua sekolah SMK dan SMA sudah melaksanakan Ujian secara kompoterisasi atau UNBK, namun harapan tersebut belum bisa dilaksanakan mengingat minimnya sarana yang menunjang kegiatan tersebut.” Perkenankan kami menyampaikan kondisi yang dihadapi oleh institusi pendidikan kita di Sulbar ini pak gub,Khususnya dalam pelaksanaan ujian nasional tahun ini masih banyak SMA dan SMK yang melaksanakan Ujian nasional Secara manual(UNPK), karena minimnya sarana penunjang jegiatan tersebut, olehnya kita berharap ke Pemprov untuk dapat menfasilitasi pengadaan sarana penunjang tersebut,agar UNBK tahun depan dapat dulaksanakan oleh SMA dan SMK di Semua Kabupaten,” ungkapnya.

Senada dengan Ansar, sekertaris DP Sulbar,Muh.Rusman juga menyampaikan kondisi yang dihadapi penyelenggara pendidikan di Sulbar,khususnya untuk SMA dan SMK.Rusman menyebutkan bahwa selain aspek Sarana dan Prasarana, masalah penting lainnya yakni SDM tenaga Pendidik dan Kependidikan yang masih minim.Seperti dicontohkan Rusman disalah satu sekolah SMA di Mateng ada sekolah yang hanya memiliki satu Orang Tenaga Pendidik yang berstatus ASN selainnya,adalah  tenaga Kontrak dan dia jugalah yang menjadi Kepala sekolah.Kemudian struktur kelembagaan untuk mempercepat proses pelayanan ke Tendik juga sangat dibutuhkan kata Rusman pemprov perlu membuat UPTD atau apapun namanya sebagai perpanjangan tangan Kadis Dikbud di setiap Kabupaten.” Kami berharap kebijakan pak gubernur untuk menganggkat Tenaga Pendidik atas masih minimnya tenaga pendidik di Sulbar, selain itu Pemprov juga perlu melengkapi struktur baru di tiap Kabupaten sebagai Perpanjangan Tangan Kadis Dikbud Provinsi untuk urusan administrasi Guru-guru dan Tenaga Kependidikan  SMA dan SMK di setiap Kabupaten,” Bebernya.

Amran HB pada kesempatan tersebut,  juga berharap ke Pemprov melalui Dibas Pendidikan untuk segera menyelesaikan masalah yang dinilai mendesak dan urgen,yakni Masih banyaknya GTT(Guru Tidak Tetap) di Gampir semua Kabupaten yang belum dibayarkan Gajinya.” Ini juga masalah penting yang mesti segera diselesaikan yakni masih banyaknya Guru Honorer yang belum menerima gajinya,bahkan ada yang sampai 8 bulan belum dibayarkan,” kilahnya.

Menanggapi berbagai problematika dalam dunia pendidikan di Sulbar,ABM sangat metespon apa yang menjadi usylan dan rekomendasi DP berdasarkan informadi yang didapatkan di lapangan.”Selaku Gubernur kami berterima kasih kepada saudara Anggota dewan pebdidikan Sulbar atas rekomendasi terkait penyelesaian masalah yang dihadapi di sulbar , memang untuk kelembagaan di Dinas Dikbud nantinya akan kita lengkapi dengan Bidang Sarana dan Prasarana untuk lebih memudahkan penyusunan program yang terkait dengan itu,” Tandasnya.

Ditambahkan ABM, untuk memaksimalkan kinerja DP Sulbar selaku mitra Dinas Pendidikan ia berharap kepada DP Sulbar untuk mendukung dan mengawal setiap kebijakan pendidikan yang dibuat untuk peningkatan kualitas pendidukan di Sulbar ini.” K e depan saya berharap agar saudara-saudara mendukung dan mengawal kebijakan pendidikan yang kita buat,agar tersosialisadi dan terlaksana dengan baik,” imbuhnya.

Ia juga meminta ke Anggota DP Sulbar untuk melakukan pendataan terkait semua aspek yang terkait dengan pendidikan,baik tenaga guru,sarana dan prasarana,kualufikasi pendidukan guru dan lain-lain.” Saya juga berharap kepada saudara-saudara selaku anggota Dewan Pendidikan Sulbar,untuk membantu Dinas Pendidikan terkait penyiapan database pendidikan yang meliputi,jumlah guru dan tenaga kependidikan,kualifikasi pendidikan,kondisi Gedung Sekolah dan lain-lain tujuannya untuk memudahkan kita dalam menyusun kebijakan program pendidikan baik untuk APBD msupun APBN,” pungkasnya.(smd)

Berita Terkait: