Gubernur Lantik Ratusan Pejabat Baru di Lingkup Pemprov Sulbar

BANNIQ.COM.Sulbar. sekira 470 pejabat yang terdiri dari Pejabat Tinggi Pratama,(Eselon II) Administrator (Eselon III) dan Pengawas(Eselon IV)  di lingkup Pemprov Sulbar, Hari ini Jum’at (18/5/2018) dilantik oleh Gubernur Sulbar Drs.H.A.Alibaal Masdar, M.Si.

Pelantikan yang diawali dengan pembacaan sekira 470 pejabat Administratur dan pengawas yang cukup menyita waktu tersebut, meskipun demikian Pelantikan pejabat Baru di lingkup Pemprov Sulbar, dapat dilakukan sebelum.pelaksannan Buka Puasa.

Untuk Pejabat Tinggi Pratama,sejumlah pejabat mengalami pergeseran, antara lain, Drs.H.M Arifuddin Toppo,.M.Pd, yang mendapatkan jabatan baru sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulbar, jabatan yang ditinggalkannya di Dinas Perpusrakaan dan Arsip,  ditempati Oleh Drs.H.Bahrun, dimana Jabatan sebelumnya sebagsi Sekertaris DPRD Sulbar.Kemudian untuk Sekertaris DPRD Sulbar, dijabat Oleh H.Ashary Rasyid yang semula sebagai Kadis Dukcapil, dan Kadisdukcapil yang baru dijabat oleh Drs.H.Ilham Borahima.

Kemudian untuk Kadis Pariwisata Dijabat oleh Drs.H.Farid Wajidi,M.Si, Bertukar dengan Yakob F Solon yang menjadi Kaban BPSDM Sulbar, Yakob sebelumnya sebagai Kadis Pariwisata.Drs.H.Hamzih menempati Jabatan Baru sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga, Pejabat Sebelumnya Drs.H.Herdin Ismail menjabat sebagai Kadis Transmigrasi.

Kemudian Muh.Candra Hapati Hasan, Mendapat Jabatan Baru sebagai Kepala Biro Kesra, Dan jabatan yang ditinggalkan,Biro Ekbang ditempati Safaruddin,S.Sos,M.AP Yang sebelumnya sebagsi Kepala Biro Umum dan Perlengkapan, Dan jabatan Kepala Biro Umum dan Perlengkapan dijabat oleh PLT.Kemudian Andi Ahmad Sukri mendapat jabatan Baru sebagai Kadis Sosial, dan Pejabat Sebelumnya Drs.H.Kaharuddin Menjadi Staf Ahli Gubernur.

Gubernur Sulbar, Drs.H.A.Ali Baal Masdar, dalam sambutannya menegaskan bahwa Pengisian dan pergeseran jabatan di lingkup Pemerintahan merupakan hal yang Wajar dan Lazim untuk Kebutuhan organisasi.Ia juga menegaskan bahwa Mutasi yang dilakukannya tidak berdasar pada pendekatan subyektif atas dasar suka dan tidak suka dan lain-lain.” Saya perlu tegaskan bahwa Mitasi yang terjadi hari ini bukanlah berdasarkan pendekatan subyektif, suka dan tidak Suka, Senang dan Tidak senang ataupun tim sukses dan bukan tim sukses, tetapi mutasi yang dilaksanakan hari ini semata berdasar atas kebutuhan Organisasi,” Ungkapnya.

Disadari pula oleh ABM,sapaan akrab Gubernur Sulbar, bahwa dengan mutasi tersebut pasti ada yang merasa puas dan tidak puas, meskipun demikian ia berharap untuk memberi kesempatan kepada pejabat yang baru dilantik untuk bekerja dan melaksanakan Kinerja di Tempat yang baru dijabatnya.(smd)

Berita Terkait: