Hasilkan Benih Tanaman yang Bermutu, Distan Sulbar Gelar Sosialisasi Pengawasan dan Sertifikasi Benih

Kadis Pertanian Sulbar,Tengah (baju Coklat) saat membuka sosialisasi  pengawasan dan sertifikasi benih(photo:repro)

BANNIQ.COM.Sulbar.Benih sebagai faktor utama keberhasilan sektor perkebunan harus dikawal peredarannya agar benih yang ditanam dan beredar di Sulbar adalah benar – benar benih bermutu dari sumber benih resmi yang diakui oleh pemerintah.

Untuk mengawal upaya tersebut, Dinas pertanian sulbar melalui Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Balai Pengawasan Benih Pengujian Mutu Benih Perkebunan Distan Sulbar, menggelar  Sosialisasi pengawasan dan sertifikasi benih tanaman Perkebunan se Sulbar, yang akan berlangsung dari tanggal 19 sampai tanggal 20 Juli 2018, bertempat di Marannu Golden hotel,Mamuju.

Jumlah peserta 30 orang, terdiri dari dinas petugas Kabupaten 6 orang, penangkar 20 orang, Bptp Sulbar 1 orang dan Dinas Probinsi 3 orang.
Melalui sambutannya, Kepala Distan Ir. H Tanawali M.AP mengatakan Sosialisasi ini dimaksudkan sebagai sarana koordinasi dan sosialisasi serta upaya pengawasan peredaran dan sertifikasi mutu benih bagi tenaga pengawas benih tanaman tingkat provinsi dan kabupaten/kota se Sulbar.


Selain itu, peran penangkar benih/bibit perkebunan sebagai pelaku langsung penyedia benih/bibit bagi masyarakat masih perlu ditingkatkan baik dari segi pengetahuan, teknis dan ketebatasan informasi tentang perbenihan.

“Kegiatan pengawasan mutu benih perlu ditindaklanjuti dengan melakukan pembinaan kepada penangkar atau produsen benih, agar peredaran benih tidak bermutu oleh oknum yang tidak bertanggung jawab dan kerugian diterima masyarakat dikemudian hari dapat dicegah”, ungkap Kadis yang energik ini.

Dia menambahkan bahwa sosislisasi ini dilaksanakan sebagai bentuk implementasi dari Undang – Undang Nomor 12 tahun 1992 tentang Sistem Budidaya Tanaman, Peraturan Pemerintah Nomor 44 tahun 1995 tentang Perbenihan dan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 50 tahun 2015 tentang Produksi, Sertifikasi dan peredaran benih bina serta koordinasi dengan instansi terkait di daerah.

“Tujuan utama kegiatan ini diantaranya, meningkatkan pemahaman terhadap Undang- Undang dan Peraturan tentang perbenihan kepada Pengawas Benih Tanaman dan pelaku perbenihan serta mencegah pelanggaran peraturan perbenihan di masyarakat”, Pungkas Kadis yang berjiwa dedikasi ini(smd)

Berita Terkait: