IMM Pertanyakan Penanganan Kasus Pemukulan Dosen STIE ke Polda

Banniq.Com.Mamuju.-Ikatan Mahasiswa Muhammadiya Mamuju (IMM) STIE Muhammadiya Mamuju Selasa (23/01) mendatangi Kantor Polda Sulbar yang berada di Jalan .Ahmad Kiran Mamuju.

Mahasiswa menilai  Kepolisian tidak profesional dan tebang pilih sehingga hukum tidak berjalan  sebagaimana mestinya, akibatnya kasus pemukulan terhadap Dosen STIE Muhammadiyah Mamuju yang dipukul oleh Mahasiswanya sampai saat ini belum belum ada kejelasan.

” Kami minta Kejelasan penanganan  kasus pemukulan dosen Kami, ,laporanya itu sampai saat Ini belum ada kejelasan, padahal Dosen kami telah melaporkan kasusnya itu kePolda Sulbar  beberapa waktu yang lalu.,” Kata Irwan,  Korlap Unras IMM STIE Muhammadiyah Mamuju, dalam orasinya.

Irwan melanjutkan, atas ketidak jelasan penanganan itu, mendorong Aksi yang dilakukan di Polda Sulbar.” Sekali lagi kami katakan bahwa kedatangan kami kesini untuk meminta ketegasan Polisi,Apakah kasus pemukulan dosen kami sudah ditangani atau belum,” Sambungnya.

Di area Unras, demonstran lainnya Sayidin juga mengatakan bahwa sebagai tanggung jawab moril atas pemukulan yang dialami oleh dosennya, untuk meminta kejelasan penanganan kasus tersebut.”Ini menjadi kewajiban kami untuk melakukan aksi Demo kepada kepolisian.sebagai tanggung jawab kami  membela Dosen kami ” teriak Syaidin

Ditambahkan syaidin, dirinya dan rekan-rekannya  berharap  kepada aparat kepolisian Agar lebih profesional dan tegas dalam bekerja, karena mahasiswa   sangat mendukung tugas dari kepolisian dalam menegakkan hukum.” Namun  saja kejelasan dari laporan terhadap Dosen kami itu diperjelas, sudah sampai dimana prosesnya,”tukas Syaidin

Setelah menggelar aksi demonstrasi yang dimulai sekira jam 11:30 dan berakhir kurang lebih pada jam 12:00 tersebut berlangsung dengan damai dan tertib setelah Kabid Humas Polda Sulbar AKBP Mashura menemui mahasiswa dan memberikan penjelasan mengenai laporan tersebut yang masuk kePolda Sulbar

” Saya memohon maaf karena saat ini saya yang mewakili Kapolda Sulbar untuk menemui teman-teman,karena saat ini Kapolda sedang berada diJakarta,”terang AKBP Mashura

Dijelaskan lebih jauh oleh AKBP Mashura, bahwa  laporan tersebut  saat ini kami masih  dalam proses penyelidikan lebih lanjut untuk itu saya mengharapakan teman-teman tetap menghargai  proses hukum

” Proses yang kami telah lakukan, sejauh ini, sejumlah keterangan baik saksi dan pelapornya sendiri  kami telah ambil untuk diproses lebih lanjut,untuk itu berikan kesempatan kepada penyidik untuk bekerja karena laporanya itu masih diproses,” Pungkas AKBP Mashura.(nhr/S)

Berita Terkait: