Istri Cawagub Sulbar Bertekad Kembangkan Kualitas Sarung Sutra Mandar

nurfaidah-bosku-20160929_081947t

Banniq.com.Sulbar

Sarung sutra mandar merupakan produk budaya yang patut dilestarikan, karena Ia memiliki nilai estetika yang khas  dan nilai  ekonomis yang cukup pantastis, karena Sarung sutra ini tak kalah bersaing dengan busana lokal lainnya di Indonesia.Namun demikian dari aspek tekstur sutra yang digunakan sarung Sutra Mandar memiliki kekurangan karena warnanya cepat ludar bila dikena air, makanya salah satu ciri Sarung Sutra Mandar, adalah tidak bisa dicuci.

Dibalik kelemahan yang dimiliki sarung sutra Mandar tersebut, wanita mandar Nurfadia yang juga Istri dari Cawagub Sulbar Hasanuddin Mas’ud terinspirasi untuk meningkatkan kualitas Sarung Sutra Mandar.Melalui Chat WAnya, Nur mengatakan bahwa kualitas sutra yang digunakan untuk membuat Sarung mandar perlu ditingkatkan,salah satunya budidaya sutra jantan dengan pakan daun singkong,selain itu masih kata Nur, proses pewarnaan sarung sutra mandar yang juga perlu dirubah dan ditingkatkan.Pewarnaan sarung sutra mandar kata dia, Selama ini madih menggunajan Cinggaq(pewarna-Red) yang berkualitas rendah, sehingga kondisi sarung sutra mandar yang kita cintai seperti sekarang lemah di ketahanan warna.” Kita butuh bahan pewarna yang berkualitas untuk ketahanan warna sarung sutra kita, yang selama ini digunakan adalsh Cinggaq(pewarna) yang berkualitas rendah sehingga kondisi sarung sutra kita seperti itu,” Urainya.

Satu hal yang tak kalah pentingnya dengan peningkatan kualitas sarung sitra mandar kata Ibu beranak tiga ini, adalah  aspek pelestarian di kalangan masyarakat terutama di kalanfan pegawai baik di Jabupaten Maupun di pemprov.” Guna mewujudkan kecintaan kita terhadap sarung sutra mandar dan sebagai aspek pelestarian, Ke depan pegawai dapat dianjurkan untuk memakai bahan sarung sutra sekali dalam seminggu,” pungkasnya.(samad/dam)

Berita Terkait: