Kades Di Matra Tuntut Kenaikan Gaji

Banniq.com.Pasangkayu

– Sebagai pejabat Negara ditingkat Desa yang mempunyai tugas membina, mengayomi dan melayani masyarakat tentu harus ditopang dengan gaji agar kepala desa bisa menjalankan tugas dan tanggung jawab yang di embannya, namun karena kecilnya gaji dan tunjangan bagi kepala desa membuat Wakil Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Indonesia (APDESI) angkat bicara.

Wakil Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Indonesia (APDESI) Kabupaten Mamuju Utara (Matra) angkat bicara. Ismail mengatakan, Kepala Desa itu dituntut untuk kerja maksimal sesuai Undang-Undang yang ada, namun tunjangan dan gajinya tidak mencukupi berdasarkan aturan yang berlaku.

“Dalam UU Desa non. 6 tahun 2014 disitu disebutkan Alokasi Dana Perimbangan ke Kabupaten yang akan di kucurkan ke Desa itu sebanyak 10% setelah di kurangi  Dana Alokasi Khusus (DAK), ucap Ismail via Handphone.

Kalau dana 10% ini di kucurkan ke Desa berdasarkan APBD Kabupaten Mamuju Utara (Matra) maka secara otomatis gaji kepala Desa, Aparatur Desa dan BPD itu juga akan naik.

Karena kalau kita melirik ke Kabupaten tetangga yang gaji Kepala Desa nya lebih dari Dua Juta perbulannya dan dibandingkan gaji Kepala Desa Yang ada di Matra itu sangat sedikit dengan jumlah Satu Juta Empat Ratus, terang Ismail.

Sambung dia, “maka dari itu dalam waktu dekat ini, pengurus APDESI akan berupaya untuk ketemu dengan Ketua DPRD Matra untuk membahas mengenai aturan tentang tunjangan kepala Desa yang telah ditetapkan menjadi PERDA untuk dibahas kembali berdasarkan Upah Minimun Regional (UMR).tegas ismail. (joni)

Berita Terkait: