Kemenag Mamuju Perkokoh KUB lewat SALAM

Photo bersama Peserta SALAM dengan Pemateri,Kabag TU Kanwil Kemenag Sulbar,Dr.H.Dinar Faizal dan Kapolres Mamuju,AKBP Moh Rivai,SH MH(photo:dok)

BANNIQ.COM.Mamuju. Upaya untuk mempererat keeukunan Umat beragama di Kabupaten Mamuju, Kemenag Kabupaten Mamuju Menggelar Kegiatan Silaturrahmi Lembaga Keagamaan yang disingkat  SALAM dengan tema  Satu Meja dalam Damai dan Kebersamaan.,Rabu (24/7/2018).

Pembukaan yang diawàli dengan lantunan ayat suci nan menyentuh kalbu, yang dibawakan oleh Qari’ah Lisnawati. Dilanjutkan dengan dialog interaktif dengan pemateri  Kabag TU Kanwil Kemenag Sulbar, Dr.Dinar Faisal dan Kapolres Metro Mamuju AKBP Moh.Rivai,SH.MH, dipandu oleh Kasi Bimas Islam Kemenag Mamuju, Usman,S.AgM.Ag.

Ketua Panitia Alidar Aco,SE  menjelaskan kegiatan tersebut dilaksanakan dengan tujuan untuk membangun sinerjitas antara Kemenag Mamuju dengan Lembaga Keagamaan khususnya dalam memperkokoh kerukunan antar umat beragama di Mamuju.

Sementara itu Dinar Faizal sebagai salah satu pemateri dalam presentasenya menyampaikan bahwa sesuai Tugas dan Fungsi (Tusi) Kementerian Agama pengembangan Lembaga Keagamaan dan pengembangan pendidikan, maka untuk fungsi Pengembangan lembaga Keagamaan Kemenag berupaya untuk secara terus menerus untuk membina dan mengembangkan lembaga Keagamaan dalam upaya untuk lebih memperkokoh dan menguatkan Kerukunan Antar umat Beragama.”Saya sangat mengapresiasi Kegiatan Silaturrahmi lembaga keagamaan yang disingkat Salam ini, dengan pelibatan lembaga keagamaan dan Ormas  seperti ini, kita dapat mengetahui  persoalan apa yang dihadapi oleh Lembaga keagamaan kita, jangan terkesan mereka hanya seperti Pemadam Kebakaran, nanti dibutuhkan pada saat terjadi Kebakaran,” Urainya.

Dalam upaya untuk lebih memperkokoh dan   merawat kerukunan umat beragama, maka hal lain yang perlu dilakukan kata Dinar yakni penyebaran informasi tentang regulasi kerukunan umat beragama.” Terkait upaya untuk memperkokoh dan merawat Kerukunan umat Beragama, Kita perlu terus menyebarkan informasi tentang regulasi kerukunan umat beragama, karena kerap kita beda dalam hal melihat suatu persoalan, meskipun  secara substansial pada prinsipnya sama,” Timpalnya.

Guna memaksimalkan upaya memperkokoh Kerukunan Umat Beragama (KUB) lebih jauh mesti dibentuk duta-duta kerukunan karena tanggung jawab ini bukan hanya dibebankan ke FKUB,.”

” Diharapkan ada aktor-aktor kerukunaan sebagai   pemandu kerukunan yang lebih kokoh, dan bisa dibekali anggaran operasianal untuk lebih memaksimalkan kegiatannya, ” Imbuhnya

Sementara itu, Kapolres Mamuju AKBP Mohammad Rivai,’SH;MH yang juga sebagai pemateri menjelaska pentingnya kerukunan antar umat beragama sebagai upaya untuk mencegah Desintegrasi Bangsa.” Kita harus menggalakkan dan terus menperkokoh keeukunan antar Umat beragama untuk mencegah terjadinya Desintegrasi banģsa, Ancaman Desintegrasi bangsa harus selalu kita waspadai karena sebelumnya sudah pernah terjadi pada bangsa ini, contohnya DI-TII ,” Ujarnya.

Untuk itu, Sambung Riva’i kepada lembaga-lembaga keagaman dan ormas diharapkan untuk lebih memainkan peran dalam memperkokoh kerukunan antar umat beragama terutama melalui pencerahan ke masyarakat sesuai agama dan kepercayaan yang dianut.” Terwujudnya kerukunan umat beragama di tengah masyarakat ditentukan oleh peran  para tokoh lembaga keagamaan dalam memberi pencerahan sesuai syariat agama yang dianut,dengan demikian masyarakat dapat terhindar dari perbuatan-perbuatan yang lebih banyak mudaratnya,” pungkasnya(smd)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita Terkait: