Kepsek Diduga Salah Gunakan Dana BOS

p_20160926_102234

Banniq.com.PasangkayuPenggunaan dana BOS di SD Inpres 010 Godang, Desa Kulu, Kecamatan Lariang, Kabupaten Mamuju Utara (Matra) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) disoroti ketua komite sekolah, kurangnya transparansi penggunakan anggaran dana BOS di SD Inpres Godang dipertanyakan.

Pasalnya Penggunaan anggaran dana BOS di satuan pendidikan harus berdasarkan pada kesepakatan dan keputusan bersama antara Tim Manajemen BOS Sekolah, Dewan Guru dan Komite Sekolah. Dari hasil kesepakatan tersebut harus dituangkan secara tertulis dalam bentuk berita acara rapat yang ditandatangani peserta rapat.

Namun beda halnya yang terjadi di SD Inpres 010 Godang, desa Kulu, Kec. Lariang, disekolah tersebut tiap tahunnya mendapatkan anggaran dana BOS dan dicairkan dua kali dalam setahun, namun ketua komite sekolah Surianto yang dikonfirmasi mengaku tak mengetahui berapa jumlah besaran anggaran dana BOS yang masuk di sekolah tersebut dan penggunaannya anggaranya kemana, akunya heran, belum lama ini.

“Sejak saya menjadi ketua Komite di SD Godang ini, saya belum pernah dilibatkan dalam kegiatan yang menyangkut penggunaan dana BOS” tegas Surianto.

Lanjut Surianto “sudah tiga tahun saya menjabat sebagai ketua Komite, namun pihak sekolah atau kepsek SD Inpres 010 Godang Ramsiana Sabang, belum pernah berkoordinasi dengan saya atau pun terbuka mengenai dana BOS. kata dia, selama menjadi ketua komite belum pernah ada rapat atau pertemuan antara Tim Manajemen BOS Sekolah dan dewan guru.

“saya curiga, kalau dana BOS ini disalah gunakan oleh Ibu Kepsek, karena dia tidak pernah terbuka sama saya, apa lagi Cap/ stempel Ketua Komite ada bersama dia terus dan tidak pernah ada sama saya” tegasnya (smd/joni)

 

 

 

 

 

Berita Terkait: