KPU Polman Gelar Bimtek Operator Parpol Terkait Laporan Dana Kampanye


BANNIQ.COM.Polewali.Laporan dana kampanye (DK) Harus Diserahkan ke KPU paling lambat 22 September 2018, yakni sehari sebelum hari H Pelaksanaan masa kampanye dimulai.
Olehnya itu.

Peserta pemilu harus membuka RKDK (rekening khusus DK) paling lambat 1 hari sebelum dimulai masa kampanye. Demikian dikatakan ketua KPU Kabupaten Polman H.M.Danial saat membuka kegiatan bimtek laporan dana kampanye peserta pemilu tahun 2019 di hotel Sinarmas Polewali. Selasa, (18/9/2018).

“Jenis laporan DK, baik peserta pemilu presiden (tim kampanye), peserta pemilu legislatif (parpol), dan peserta pemilu perseorangan (DPD).
Pembukaan Rekening Khusus Dana Kampanye (RKDK) ke KPU sesuai tingkatannya paling lambat 1 hari sebelum masa kampanye”Ujarnya.

Laporan yang harus dilengkapi peserta pemilu yakni:
1. Laporan awal dana kampanye (LADK),
2. Laporan penerimaan sumbangan dana (LPSDK),
3. Laporan akhir dana kampanye (LADK)
4. Laporan penerimaan dan pengeluaran DK (LPPDK)

Laporan awal dana kampanye, disertai dengan laporan sumbangan dana kampanye diserahkan ke KPU paling lambat satu hari sebelum pelaksanaan kampanye, yaitu 22 September 2018.

Laporan akhir DK, diserahkan ke KPU satu hari setelah berakhirnya masa kampanye, yaitu 14 April 2018.

LSDK berisi gambaran penerimaan dan pengeluaran peserta Pemilu (parpol), tim kampanye paslon presiden-wapres, dan peserta pemilu perseorangan.

H+1 kampanye, laporan akhir dana kampanye berupa penerimaan dan pengeluaran, harus sudah dilaporkan kepada KPU.

“Misalnya ada pengurus parpol di suatu kab, terlambat menyerahkan LADK pada 22 September, maka berpotensi diberikan sanksi dibatalkan kepesertaan pada pemilu di wil kabupaten untuk DPRD kabupaten”. Timpal M Danial.

Untuk menyamakan pemahaman tentang Laporan DK dan penyusunan LDK, KPU Polman menggelar bimtek aplikasi LDK bagi perwakilan parpol / operator LDK. Yang dihadiri Komisioner KPU Polman lainnya, Hasriadi, Muslim dan Rusman.(rst/s)

Berita Terkait: