KPU Sulbar Desain Pelaksanaan Debat Kandidat Dalam Nuansa Politis Bercitarasa Kampus

20161016_081826

Banniq.com.Sulbar

Memasuki tahapan pelaksanaan Kampanye bagi para Kandidat Gubernur dan Wakil Gubernur Sulbar, Akhir Oktober ini, salah satu bagian dari tahapan kampanye Pilgub Sulbar adalah debat kandidat, untuk menggali visi dan misi para kandidat bagama mereka akan membangun Sulbar 5 Tahun ke depan.

Terkait pelaksanaan Debat Kandidat tersebut, Ketua KPU Sulbar, Usman Suhuriah, Via telfon kepada Banniq, Sabtu,15/10, mengatakan bahwa debat kandidat tersebut akan dilaksanakan oleh KPU selama 3 Kali, dua kali di Sulbar 1 kali di Jakarta.” Kami rencanakan debat kandidat akan dilaksanakan oleh KPU sebanyak 3 kali, dua kali di Sulbar dan kami akan pilih kampus untuk pelaksannan di Sulbar yang Sudah kami pastikan Unsulbar dan salah satu kampus di Mamuju, Yang terakhir di Jakarta,” Beber Usman.

Dipilihnya kampus sebagai tempat pelaksanaam debat kandidat tersebut untuk di Sulbar kata Usman, agar Pilgub Sulbar ini masyarakat menilainya tidak saja sebagai hajatan politik tetapi Pilgub juga otu sebagai bagian pembelajaran demokrasi secara Ilmiah.” Kami desain seperti itu karena kami ingin masyarakat Sulbar melihat pilgub ini sebagai bahagian dari pembelajaran demokrasi secara Ilmiah,” Imbuhnya.

Instrumen pelaksanaan debat kandidat tersebut masih kata pria Mandar yang energik ini, KPU akan menghadirkan panelis yang eksper di bidangnya masing-masing sebanyak 10 pakar yang akan menggali kemampuan para kandidat Kita terkait Visi-misi mereka tentang Sulbar 5 tahun ke depan.” Kami siapkan 10 pakar di bidangnya masing-masing untuk menggali kemampuan para kandidat terkait program mereka  tentang Sulbar 5 Tahun ke depan,” Timpal Usman.

Terkait dimungkinkannya anggota WA OS Sulbar menjadi bagian dari 10 pakar yang akan dihadirkan KPU pada debat kandidat tersebut, Misalnya Ketua KPPU Syarkawi Rauf, Usman menyatakan jika forum debat Kandidat tersebut  bukan ruang kecil bagi sekelas ketua KPPU, KPU akan mempertimbangkannya.” KPU akan sangat menyambut bila Pak Syarkawi tidak menilai forum debat kandidat Gubernur sulbar ini  bukan forum kecil bagi Tokoh sekelas beliau,” Pungkas Mantan Pengurus Inti  KPM-PMM Tahun 90an ini.

Berita Terkait: