Mahasiswa AIESEC Ikut Menari di Pentas Tomakappa Tomalolo 2017

Banniq.com, Majene –

Ajang Pemilihan Tomakappa Tomalolo Majene 2017 dimeriahkan dengan penampilan Mahasiswa pertukaran pemuda AIESEC.

Dengan dibalut pakaian adat khas suku Mandar, bernama Busana Pattuqduq Towaine, mereka tampil memerangkan sebuah parodi tentang pemuda dan pemudi yang sedang mencari pasangan kekasih.

Sedangkan untuk pria juga mengenakan pakain khas Mandar lengkap dengan Songkok Recca’ atau yang biasa disebut Songkok To Bone.

Sambil menari dan bernyanyi, para warga negara asing (WNA) yang berasal dari Maroko, Portugal, China dan Taiwan ini terlihat cantik dan tampan bermain dengan pemuda lokal. Salah satu Mahasiswa pria bule tersebut sempat melantungkan Kalindaqdaq  (Pantun Mandar) dengan bahasa Mandar yang pasif.

“Pitu buttu mallindungi
Pitu taq-ena ayu
Purai accur Naola saliliq-u,” sebut Rasyid salah satu Mahasiswa asal Maroko di sambut sorak para penonton malam itu, Kamis malam (10/8/17).

Selain acara tersebut, pemilihan Tomakappa dan Tomalo juga diisi dengan berbagai pagelaran seni dan budaya. Termasuk penampilan Ical D’ academi 3. Pemilihan Tomakappa dan Tomalolo merupakan salah satu rangkaian acara Festival Pesona Teluk Mandar yang diselenggarakan dalam rangka peringatan HUT Kabupaten Majene yang ke 472 serta HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke 72.

AIESEC merupakan organisasi global, non political, dan not for profit yang berada di lebih dari 128 negara dan merupakan organisasi terbesar di dunia yang benar-benar dijalankan oleh mahasiswa.(cha/s)

Berita Terkait: