Mamuju Masih Kekurangan Blangko E-KTP

Banniq.com.Mamuju.

Warga Kabupaten Mamuju harus bersabar jika ingin mendapatkan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP). Sebab, jumlah blanko yang tersedia hanya delapan ribu buah sedangkan yang dibutuhkan mencapai angka 30 ribu buah. Bahkan, jumlah blanko yang tersedia tidak cukup untuk dibagikan kepada warga yang telah melakukan perekaman tahun 2016 yang jumlahnya mencapai 11 ribu.

Kabid Kependudukan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Mamuju, Agus Ramajaja mengatakan kurangnya jumlah blanko e-ktp yang datang dari pusat membuatnya bingung. Sehingga, untuk mengakali kekurangan tersebut dirinya membuat kebijakan, e-ktp dapat dicetak hanya jika orangnya datang langsung ke Disdukcapil.

“Bercermin dari tahun lalu, ribuan e-ktp telah tercetak tapi tidak kunjung diambil oleh pemilik. Selain itu, setelah dicetak, harus diaktifkan dulu menggunakan sidik jari sehingga pemiliknya diwajibkan untuk datang kantor Disdukcapil,” kata Agus saat ditemui diruang kerjanya, Senin, 29 Mei.

Agus juga menuturkan bahwa untuk sementara e-ktp yang bisa dicetak hanya yang telah melakukan perekaman pada tahun 2016. Sedangkan untuk yang melakukan perekaman pada tahun 2017 belum bisa. Hal ini disebabkan karena adanya pemindahan server yang dilakukan oleh Kementerian Dalam Negeri.

“Meski server pusat dalam kondisi offline kami tetap melakukan perekaman dan pengiriman data, sehingga jika server telah kembali normal data secara otomatis akan terinfut,” imbuhnya.

Salah seorang warga yang ditemui mengurus e-ktp di kantor Disdukcapil Mamuju, Irmawati menuturkan dirinya sangat membutuhkan e-ktp karena ingin mendaftar di perguruan tinggi. Kedatangannya ke Disdukcapil hanya untuk mempertanyakan kenapa e-ktpnya belum jadi sedangkan perekaman telah dilakukan pada November 2016 lalu.

“Tidak enak kemana-mana bawa Surat Keterangan (Suket). Selain besar juga beberapa kantor dan instansi masih memandang kami sebagai warga ilegal karena tidak memiliki bukti KTP yang real. Saya mohon pemerintah bisa melakukan pencetakan e-ktp dan mendahulukan masyarakat yang memiliki kebutuhan mendesak seperti saya,” harapnya.(zul/s)

Berita Terkait: