Menengok Strategi Pengendalian Inflasi Di DKI, Melalui Optimalisasi Peran BUMD

 

20170420_094738

Banniq.com.Sulbar

Salah satu faktor yang  bepengaruh terhadap gejolak Inflasi, adalah harga pangan yang tidak terkendali, seperti Beras, Daging Sapi, Daging Ayam, Telur,bawang merah dan cabai merah.

Agar  gejolak inflasi ini tetap terkendali, Maka suatu BUMD di daerah dapat menjadi wadah yang dapat mengendalikan terjadinya gejolak harga pangan, sebagai pemicu inflasi sebagaimana yang telah  dilakukan di DKI Jakarta.

Deputi Kepala Perwakilan BI DKI Jakarta Fajar Mujardi, saat menjadi salah satu pemateri pada kegiatan Diskusi Panel yang bertajuk Pemberdayaan Sumber Daya Alam Migas Dan Optimalisasi Peran BUMD yang dilaksanakan BI perwakilan Sulbar, Kamis,20/4, menyampaikan bahwa  Inflasi yang terjadi di DKI terdiri atas inflasi inti, meliputi kontrak rumah dan sewa rumah,pembangunan Property dan Pembangunan Infra struktur strategis.Kedua Inflasi Administered Prices, yang meliputi Tarif angkutan Pengelolaan Bus Dan Jalur Busway DKI, dan ketiga Inflasi Volatile Food, melalui pengendalian harga komoditas pangan strategis.

Dilanjutkan Fajar bahwa untuk pengendalian harga komoditas Pangan strategis, BUMD di DKI diberikan peran besar untuk tujuan tersebut.” Melalui BUMD yakni PT Food Station Cipinang Dan PD Darmajaya dapat dipastikan kontinyuitas pasokan pangan strategis, seperti beras dan Daging Sapi, dan untuk Distribusi komsumen menjadi tanggung jawab  PD Pasar Jaya, kemudian selain sebagai penyedia pasokan pangan,   BUMD DKI  juga sebagai  pengendali harga yang menguasai 20% -30% pangsa pasar,” Ujar Fajar.

Dari aspek regulasi, sebagai payung hukum BUMD di Tingkat Provinsi,Pemprov Dan DPRD DKI mendukung penerbitan Perda yang bukan saja meliputi profit tapi juga pelayanan, juga sokongan dana Melalui PMP atau Penyertaan Modal Pemerintah pada APBD 2016 lalu dengan perincian Rp.300 M untuk PT dan 98 M untuk PD.

Pengelolaan BUMD di DKI juga masih kata Fajar, dikelola secara utuh melalui konsep pengelolaan dari Hulu ke Hilir.Kebijakan  yang berada di Hulu antara lain contrac Forming, perdagangan antar daerah dan impor.Kemudian di hilir antara lain pasar modern, perdagang retail dan juga komsumen.(samad)

 

 

Berita Terkait: