Mengenang Sosok dan Karya Wartawan Djamaluddin Adinegoro, Pemerintah Mendukung Pembangunan Museum di Sawahlunto

 Banniq.comPadang. Peringatan Hari Pers Nasional tahun ini  sangat berarti untuk dinamika Pers di tanah Air. Pasalnya pemerintah dibawa kendali Presiden Joko Widodo dan Wapres Mih.Jusuf Kalla, senantiasa mengapresiasi dan mengsuffort Dinamika Pers di tanah air, melalui penghargaan kepada tokoh Pers dan sastrawan yang telah banyak menorehkan karya sebagai salah satu tonggak kemajuan bangsa.
 Di momentum puncak peringatan Hari Pers Nasional di Pantai Padang,  Padang Sumbar, Joko menyebut bahwa Kamis kemarin dirinya berkunjung ke Bekas kediaman tokoh pers dan Sastrawan Djamaluddin Adinegoro di Kecamatan Kalawi Kota Sawahlunto. Areal tersebut sebut Joko Wi sudah tidak memiliki bangunan rumah tinggal Pondasi seluas 2.459 persegi yang sertifikatnya diserahkan ke pihak keluarga setelah sepuluh tahun tidak selesai.” Di sana beliau dilahirkan dan dibesarkan, bangunan rumah sudah tidak ada, tinggal pondasi seluas 2.459 persegi, sertifikat atas tanah tersebut sudah diserahkan ke pihak keluarga,” Ujarnya.
Mengenang sosok Sastrawan dan Wartawan yang bernama Asli Djamaluddin Datuk Maradjo Sutan dengan nama Pena Adinegoro kata Joko wi sangat patut diapresiasi karena karya-karya besar darinya yang berkontribusi besar bagi kemajuan pers dan sastra di Indonesia.” Karya-karya besar  beliau Darah Muda, Asmara Jaya, Melawat ke Barat dan dua warisan yang ditinggalkan beliau yakni Atlas pertama Indonesia dan Ensiklopedia pertama Berbahasa Indonesia,” Papar Joko Wi.

Untuk mengenang sosok dan mengapresiasi pengabdian wartawan yang tulisannya penuh karakter tersebut masih kata Joko Wi, Pemerintah akan mendukung sepenuhnya pihak keluarga untuk membangun Museum di atas tanah bekas kediaman Almarhum Djamuddin Adinegoro” Mengenang sosok dan menghargai karya-karya beliau, Pemerintah mendukung  sepenuhnya pihak Keluarga Almarhum yang akan membangun Moseum di areal bekas kediaman beliau di Sawahlunto,” Ungkapnya.

Dengan terbangunnya Museum itu Kelak, Joko Wi berharap  untuk menjadi  sumber pengetahuan dalam  mengenal karya dan sepak terjan beliau yang begitu besar perannya baik sebagai Tokoh Sastrawann maupun tokoh pers, Pers yang bertanggung jawan dan Pers yang menggalang persatuan bangsa (smd)

Berita Terkait: