Nalar Politik Gelar Lomba Penulisan Esai, Memperebutkan Hadiah dari Afzal Mahfuz, Info Lengkapnya Disini

Banniq.Com.Sulbar. Keberadaan parlemen di Indonesia, secara kelembagaan, memiliki wewenang yang signifikan. Di samping punya fungsi legislasi, pengawasan, dan anggaran (fungsi permusyawaratan), lembaga negara ini juga jadi ruang aspirasi kepentingan warga (fungsi perwakilan) guna mencapai tujuan bersama.

Mirisnya, parlemen, dalam hal ini Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), terkesan tampil sebagai lembaga yang tak mendapat ruang di hati warga. Rilis survei Poltracking, misalnya, menempatkan DPR di posisi terbuncit di antara 13 institusi demokrasi dan penegak hukum.

Sekitar 66 persen dari 2.400 responden menyatakan kurang/tidak percaya lagi dengan DPR. Salah satu faktornya adalah maraknya praktik korupsi di kalangan oknumnya.

Minimnya regenerasi politik juga semakin memicu tereduksinya eksistensi parlemen ini di kancah perpolitikan nasional. Imbasnya, partisipasi politik warga jadi lemah. Sehingga tak ayal jika Indonesia dipandang punya masa depan politik yang begitu suram.

Meski demikian, harus diakui bahwa DPR belum sepenuhnya bisa tergantikan sebagai lembaga yang punya fungsi perwakilan dan permusyawaratan. Di negara bersistem demokrasi seperti Indonesia, DPR masih dibutuhkan mengingat wewenang dan fungsinya yang signifikan itu.

Karenanya, selain harus terus menguatkan eksistensinya, meminimalisir praktik-praktik korupsi sebagai pemicu utamanya, regenerasi politik pun senantiasa mesti diagendakan sejak dini.

Pertanyaannya, siapa yang harus berperan untuk itu?

Sebagai generasi pelanjut cita-cita bangsa, tentu partisipasi aktif kaum muda (pelajar/mahasiswa) sangat diharapkan. Bahwa mengasah nalar politik sedini mungkin tak hanya akan membantu upaya regenerasi yang mendesak, melainkan sekaligus akan memberi penguatan tersendiri bagi eksistensi lembaga negara yang memang masih sangat diharapkan keberadaannya ini.

Untuk itulah Nalar Politik menghadirkan Lomba Esai “Parlemen dan Politik Kaum Muda”. Lomba yang memperebutkan hadiah dari Muhammad Afzal Mahfuz, SH., Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat Dapil Sulbar, diharapkan jadi pemicu regenerasi politik kaum muda ke depan. Ya, sekaligus jadi upaya mengembalikan kepercayaan publik atas DPR yang nyaris punah itu.

Adapun tema, syarat, dan ketentuan lainnya, terlampir sebagai berikut:

Tema Utama

Parlemen dan Politik Kaum Muda

Subtema

Parlemen sebagai Ruang Aspirasi
Kepercayaan Publik dan Partisipasi Politik
Nalar Politik Kaum Muda
Kaum Muda Go Parlement
Ketentuan dan Panduan

  1. Para peserta adalah mahasiswa se-Indonesia yang berasal dari Provinsi Sulawesi Barat.
  2. Naskah tulisan dikirimkan ke redaksi@nalarpolitik.com; disertai biodata/CV singkat (nama, nomor HP, fotocopy KTP dan KTM, serta akun media sosial FB/Twitter).
  3. Tulisan adalah asli karya sendiri dan belum pernah diterbitkan atau dilombakan di media mana pun.
  4. Bentuk tulisan bisa berupa refleksi pemikiran, pengalaman pribadi, maupun esai lepas.
  5. Esai yang dilombakan ditulis dalam Bahasa Indonesia dan disertai dengan tagar #LombaEsaiPolitik di akhir tulisan.
    6 Judul dan isi tulisan harus sesuai dengan tema lomba.
  6. Tulisan yang tidak terkait dengan tema lomba akan didiskualifikasi dari daftar seleksi penilaian.
  7. Panjang tulisan antara 700 hingga 1500 kata.
  8. Menyertakan gambar sebagai ilustrasi yang tidak melanggar hak izin/cipta.
  9. Boleh mengirim lebih dari satu tulisan. Namun, yang akan diseleksi oleh juri adalah tulisan terbaik yang dikirimkan.
  10. Tulisan-tulisan yang akan dinilai juri adalah tulisan yang lolos terbit di Nalar Politik.
  11. 5 (lima) finalis akan diumumkan pada 1 Februari 2018.
    Malam penganugerahan pemenang akan dilaksanakan pada Februari 2018 (hari/tanggal dalam konfirmasi).
    Batas Pengumpulan Naskah

8 – 28 Januari 2018

Kriteria Penilaian

Kesesuaian dengan tema
Orisinalitas dan otentisitas gagasan
Kualitas dan gaya bahasa
Kreativitas atau cara penyajian isi tulisan
Interaksi pembaca: jumlah view, komentar, sharing, dan like.
Keputusan juri tidak dapat diganggu-gugat
Hadiah

Juara I: Rp. 1.000.000 + Trofi + Sertifikat
Juara II: Rp. 700.000 + Trofi + Sertifikat
Juara III: Rp. 500.000 + Trofi + Sertifikat
2 Juara Harapan: Rp. 400.000 + Sertifikat

           Informasi lebih lanjut

Narah hubung : 0812-4013-2531 (Abu) & 0821-9135-2605 (Io’)
Facebook Page: Nalar Politik
Twitter : @nalarpolitik
E-Mail: redaksi@nalarpolitik.com

Berita Terkait: