Para Pihak Sepakat Tunda Penetapan Harga TBS

20161013_123914

Banniq.com.Sulbar

Rencana penetapan Harga Tandang Buah Segar( TBS)  oleh Tim Penetapan Harga TBS, batal ditetapkan, setelah Rapat yang dihadiri oleh Para Petani Sawit, Pengusaha Kelapa Sawit, Disbun  dan Anggota DPRD Sulbar, Kamis,14/10. Sepakat untuk menunda penetapan Harga TBS.

PLT Kadis Perkebunan Sulbar , Ir.Tanawali pada kesempatan tersebut mengatakan karena  belum adanya   invoice Dari Perusahaan maka sebaiknya kita sepakat untuk belum menetapkan harga TBS. ” Saya kira sambil menunggu invoice Dari perusahaan, Kita sepakat Hari ini kita tunda Penetapan yang tentunya kita berharap dapat dillaksanakan kembali dalam waktu yang tidak terlalu lama,” Ujarnya.

Rapat yang sebelumnya berlangsung tegang tersebut, ketika Kabid Promosi Disbun Sulbar Ir.Waris, menuding adanya yang memfitnah Disbun dengan melaporkan ke Biro Hukum, perihal proses penetapan Harga TBS yang selama ini dilakukan oleh Tim yang disaksikan oleh Disbun. ” Saudara-saudara tidak usah menyudutkan Disbun, jika Invoice tidak jeluar janfan kita yang disalahkan, tapi tanya Perusahaan,” Ujarnya berang.

Sementara itu, Ketua Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia ( GAPKI) Sulbar,Ir.Muhtar mengatakan terkait pengelolaan maupun penetapan Harga TBS Kelapa Sawit, yang selama ini mengacu pada Permentan dan kemudian Pergub, sesungguhnya sudah bagus hanya di Pergub ada beberapa yang mubgkin perlu durefisi.” Kami berharap dalam masa uji coba Pergub Tentang penetapan Harga TBS ini, hal-hal   yang masih belum sesuai dengan kesepahaman sebaiknya dilakukan  revisi,” Terang Muhtar.

Dari aspek kesesuaian harga, ketua Komisi II DPRD Sulbar, Ajbar Abd.Kadir, menegaskan bila petani dan perusahaan sudah sesuai dan tidak ada yang dirugikan maka itulah yang sebaiknya prinsip yang harus dilaksanakan.” Kita DPRD hanya ingin melihat tidak ada yang dirugikan baik Petani maupun Perusahaan dan keduanya tidak saling memberatkan,” Ungkap Ajbar

Kemudian terkait Invoice yang tidak semua Perusahaan memberikannya selama ini karena ada Perusahaan yang mengelola sendiri invoice CPO nya sehingga tidak bisa dituntut untuk mengeluarkan invoice, Seperti halnya PT.Trinity.” Kami kelola sendiri CPO jadi invoice kami tidak keluarkan,” Pungkas Humas PT Trinity, Suandi(samad).

 

 

Berita Terkait: