Pasca Keluarnya Fatwa MUI, Dinkes Mamuju Lanjutkan Kegiatan Imunisasi MR

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mamuju, Drg.H.Firmon,M.Kes(photo:dok)

BANNIQ.COM.Mamuju.Kontroversi tentang Vaksin Measseles Rubella untuk mencegah penyakit campak dan Rubella, yang pelaksanaan imunisasi vaksin tersebut sempat terhenti di beberapa daerah termasuk di Kabupaten Mamuju, mengingat banyaknya penolakan orang tua siswa untuk tidak memberikan imunisasi MR dengan alasan tidak disertifikasi halal oleh MUI.

Meskipun vaksin tersebut memiliki kandungan Babi, tapi MUI telah mengeluarkan Fatwa nomor 33 tahun 2018 yang membolehkan (mubah) vaksin tersebut karena prinsif kedaruratan.

Untuk di Kabupaten Mamuju, Kegiatan Imunisasi MR akan kembali dilanjutkan berdasarkan Fatwa MUI tersebut.” Sebelumnya kegiatan imunisasi ini terhenti, karena aspirasi dari orang tua siswa yang menolak pelaksanaan imunisasi MR dan itu kita Apresiasi, namun dengan terbitnya Fatwa MUI yang keluar jelang lebaran beberapa hari lalu, Imunisasi MR akan kita lanjutkan kembali,hari ini kami telah menyurat agar kegiatan ini dilanjutkan,” terang Kadis Kesehatan Mamuju, Drg.H.Firmon,M.Kes., Kamis(23/8/2018).

Dengan  terbitnya fatwa tersebut, sebut Firmon, masyarakat sudah dapat tenang menyikapi kontroversi Imunisasi MR tersebut.” Kami berharap masyarakat sudah bisa tenang dengan terbitnya fatwa MUI itu,” Timpalnya.

Terkait bila orang tua siswa yang masih beum mau ànaknya divaksin, sambung firmon, pihak dinkes tetap memberikan pilihan kepada  orang tua murid, bagi yang setuju diimunisasi akan dilakukan imunisasi MR, namun yang tidak mau anaknya diimunisasi tetap kita hargai dan tidak akan dilakukan imunisasi, namun bila suatu saat mau diimunisasi boleh mendatangi fasilitas kesehatan untuk diimunisasi.

” untuk imunisasi lanjutan kami tetap memberi pilihan ke orang tua murid, yang setuju diimunisasi kita akan imunisasi, tetapi yang tidak setuju kami tidak akan lakukan imunisasi, namun bila kemudian mau dimunisasi dapat mendatangi fasilitas kesehatan untuk dimunisasi MR,” Jelasnya.

Kegiatan Imunisasi MR itu sendiri untuk di Kabupaten Mamuju, capaiannya sudah berada di angka 30 %.” Capaian pelaksanaan Imunisasi MR ini untuk seluruh kecamatan di Kabupaten Mamuju, sudah mencapai 30%,” pungkasnya (smd)

 

Berita Terkait: