Pemdes Bonra Bantu Bangunkan Rumah untuk Nenek Adawiah dan Ruwaedah

Nenek Adawiah bersama Anggota Pokja PKP Sulbar di Gubuknya di Desa Bonra Malilli(photo:ist)

Banniq.Com.Polewali.Nenek Adawiah penduduk Desa Bonra Kecamatan Mapilli, Kabupaten Polman yang tinggal di gubuk sempit berukuran Sekira 1.5  X  1 Meter fan tinggi sekira 3 Meter, yang sempat viral setelah diberitakan salah satu Stasiun TV Swasta Nasional, kini layak bergembira, Pasalnya Pemdes Setempat telah membantu membangunkan Rumah yang jauh lebih layak dari yang sebelumnya,  dan lokasinya tidak jauh dari lokasi tempat nya  yang lama. Dari pantauan Banniq di lokasi Rumah nenek Adawiah(65) yang baru tinggal dindingnya yang belum selesai, dan setelah dindingnya selesai nenek Adawiah akan pindah ke rumah tersebut.

Diterangkan Sekdes Pemdes Bonra Kecamatan Mapilli, Sulbiah,Selasa(27/3/2018) sebelum viral di medsos pasca diberitakan salah satu stasiun TV Nasional, pihak Pemdes Bonra telah menyiapkan bahan untuk membantu Adawiah bangunkan rumah yang lebih layak dari sebelumnya.” Kami sudah siapkan bahan-bahan untuk membangunkan rumah yang lebih layak  untuk ibu Adawiah sebelum diberitakan di media, jadi bukan karena viralnya sehingga kami membantu bangunkan rumah, ini kami telah pikirkan sejak awal karena masalah ini adalah masalah kita bersama di Bonra ini,” Tuturnya.

Rumah Adawiah yang dibangun atas bantuan Pemdes Bonra(photo:ist)

Ditambahkan  Sulbiah, dengan diberitakannya di Media juga ada sisi postifnya karena semakin banyak yang  mengunjungi dan turut membantu ibu Adawiah.” Dengan diberitakannya di media ada juga hikmahnya, karena lebih banyak yang mengunjungi dan turut membantu ibu Adawiah selain Pemkab Polman Melalui Pemerintah Desa(Pemdes) Bonra,” Imbuhnya.

Selain Adawiah, Sambung Sulbiah Pemdes Bonra juga telah membantu pembangunan Rumah Ruwaedah,  warga Bonra yang tempat tinggal sebelumnya juga sangat memprihatinkan, dan rumah baru untuk Ruwaedah sudah ditinggali sejak beberapa hari lalu.” Pemdes Bonra juga sudah membangunkan Rumah untuk ibu Ruwaedah yang juga tempat tinggal sebelumnya sangat memprihatinkan, dan sudah selesai dibangun dan telah ditinggali sejak beberapa hari lalu,” pungkasnya.

Sementara Anggota Pokja Perumahan dan Pemukiman (PKP) Provinsi Sulbar, Mubawir Usman Yang berkunjung ke lokasi Rumah Adawiah dan Ruwaedah mengatakan pihak Pemerintah Pusat dapat memberikan bantuan melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadya (BSPS) untuk warga miskin dengan melengkapi persyaratan antara lain surat keterangan tanah, KTP dan KK dan bila yang bersangkutan lokasi rumahnya tanahnya adalah milik orang lain, pemilik tanah tersebut harus memberi pernyataan melalui surat bermeterai tentang  kesiapan  untuk dibanguni/dibedah rumah tersebut.” Bagi warga miskin seperti Ibu Adawiah dan Ruawedah ini dapat mendapatkan bantuan BSPS dengan persyaratan seperti KTP, KK Surat Keterangan Kepemilikan Tanah dan bilamana yang bersangkutan menempati tanah milik orang lain, harus ada surat keterangan kesiapan untuk pembangunan/bedah rumah yang bersangkutan,” Pungkasnya.(smd)

Berita Terkait: