Pemkab Mamuju Luncurkan Klinik Berjalan Untuk Inventaris Aset

Banniq.com.Mamuju

Pemkab Mamuju kini telah mendirikan Klinik Berjalan (KB) Aset. Pendirian KB Aset tersebut bertujuan untuk membantu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam penyusunan laporan aset mereka.

Kasubid Inventarisasi Aset Pemkab Mamuju, Rezki Purwasari mengatakan permasalahan dalam pelaporan keuangan menuju opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) adalah pengelolaan Barang Milik Daerah yang belum mencapai hasil yang maksimal. Masalah yang sering muncul terkait pengelolaan barang milik daerah yakni pelaporan yang mereka sampaikan pada bidang aset daerah pemerintah terkadang masih tidak valid karena tidak sesuai dengan realisasi yang muncul pada bidang akuntansi.

“Hal ini disebabkan oleh kurangnya pemahaman OPD terkait proses pencatatan barang milik daerah sehingga proses penyusunan laporan aset tersebut menjadi lambat dan tidak akurat, sesuai dengan motto Akurat, Efektif dan Efisien,” kata Rezki, Senin 3 Juli.

Kepala Bidang Aset Pemkab Mamuju, Hamka menyatakan tujuan pendirian KB Aset Mamuju itu memiliki tiga tujuan. Pertama, tujuan jangka pendek yaitu terbentuknya pendampingan aset, tujuan jangka menengah, demi terwujudnya sistem pelaporan aset seluruh OPD melalui KB dengan akurat dan tepat waktu, dan tujuan jangka panjang tersedianya database aset yang valid

Sedangkan manfaat KB Aset Mamuju yaitu mempercepat penyusunan laporan aset dan laporan keuangan mempermudah koreksi laporan aset OPD se-Kabupaten Mamuju.

“Semuanya ini bertujuan agar terjadi keteraturan yang baik, sehingga tidak lagi sembraut. Dengan database aset yang baik mewujudkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) tanpa catatan oleh BPK dapat dengan mudah didapat,” pungkasnya. (kif/s)

Berita Terkait: