Pemprov Dukung Satgas Saber Pungli

Banniq.Com.Sulbar

Upaya untuk lebih memberi pemahaman Tentang Sapuh Bersih Pungutan Liar atau Saber Pungli berdasarkan Perpres Nomor 87 Tahun 2016 di Provinsi Sulawesi Barat, Hari ini Rabu (11/10/2017) Wakil Gubernur Sulbar, Enny Anggraeny Anwar membuka secara resmi Sosialisasi Satuan Tugas Sapuh Bersih Pungutan Liar kepada Mahasiswa dan Pelajar Provinsi Sulawesi Barat di Hotel Maleo Mamuju, Rabu(11/10/ 2017.
Diharapkan Dengan kegiatan ini, mampu mensosialisasikan  Saber Pungli, dan menjadikan proses pelayanan publik lebih bersih, serta membangun kepastian dan kepercayaan publik terhadap aparat pemerintah.
“Saya berharap  sosialisasi ini diikuti dengan baik agar kita terbebas dari kegiatan yang tidak baik juga, bukan hanya pelajar dan mahasiswa, tapi kita semua perlu mengsosialisasikan ke masyarakat luas” ujar Enny Anggaraeny saat menyampaikan Sambutan dalam  Kegiatan ini.
Dia menambahkan bahwa dengan Satgas Saber Pungli ini,  masyarakat bisa mengetahui batasan-batasan mana saja yang dapat dikelompokkan menjadi pungli, dan mana yang tidak.
“Saya mengajak semua komponen masyakarat untuk mendukung pelaksanaan tugas Saber Pungli, serta tidak terlibat dalam pungli yang mengarah pada tindakan KKN” Timpal Dia.
Sebagaimana diketahui bahwa di Sulawesi Barat sendiri, telah dibentuk Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar yang susunan struktur organisasinya melibatkan beberapa stakeholder dari Kepolisian, Kejaksaan, TNI serta unsur pemerintah provinsi sendiri.

“Mari kita mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap aparat pemerintah yang melayani mereka, menjadikan proses pelayanan publik lebih bersih dan lebih cepat melalui saber pungli , dengan harapan pelaksanaanya dapat secara tuntas, sistematis, menyeluruh dan simultan” Imbuh dia.
Lebih jauh  Enny mengharapkan penyelenggara pemerintahan Sulawesi Barat dapat bersih dari indikasi praktek KKN, untuk menuju Pemerintahan Sulbar yang maju dan malaqbi dengan berpegang pada asas Mellelete Diatonganan.
Wakil Sekretaris Satgas Saber Pungli, Irjen Pol Muhammad Gufron menyampaikan, salah satu cara membangun karakter bangsa yaitu dengan percepatan pembangunan dan membentuk Satgas Saber Pungli sesuai dengan nawacita Presiden, Mewujudkan Indonesia yang Berdaulat, Mandiri dan Berkepribadian.
“Sosialisasi ini bertujuan memberikan info dan menyamakan persepsi dalam pemberantasan pungli, adanya pengalaman yang sama Satgas Pungli pusat dan daerah, serta pemberantasan melalui masyarakat, pelajar dan mahasiswa” tandas Gufron.
Gufron juga menyampaikan, tahap awal percepatan pembangunan di Indonesia sesuai dengan yang diungkap Presiden Jokowi, dikhususkan pada bidang Ekonomi, ditopang oleh stabilitas politik, keamanan dan kepastian hukum. Adapun beberapa program percepatan tersebut, yaitu Pemberantasan pungli, Pemberantasan penyelundupan, percepatan pelayanan SIM dan STNK, Relokasi lapas, dan Perbaikan layanan hak paten produk.
“Praktek pungli telah merusak sendi kehidupan masyarakat, maka dibentuklah Satgas Saber pungli yang berfungsi memberantas segala macam pungutan liar dengan mengoptimalkan sarana dan unsur-unsur didalamnya” ujar Gufron
Satgas Saber Pungli memberikan rekomendasi kepada pemerintah daerah untuk melakukan penindakan terhadap aparatur pelaku pungli. Diharapkan praktek pungli lebih berkurang dan masyarakat lebih bermartabat dan bebas dari segala bentuk pungli.
Hadir pada sosialisasi tersebut, Wakil Gubernur Sulbar, Enny Anggraeni Anwar, Perwakilan Kapolda Sulbar, Unsur Forkopimda, Kabinda Sulbar, Hamzah, Kepala BNNP Sulbar, Dedi Sutarya, Perwakilan Komandan KOREM 142/tatag, Danlanal Mamuju, Perwakilan Rektor Unsulbar, Pimpinan OPD lingkup Sulbar, tokoh pelajar dan tokoh pemuda, dan tokoh masyrakat. (hms-fdlh/S)

Berita Terkait: